Ambon, Maluku– Pengurus Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Resmi diantik oleh Ketua Umum (Ketum) Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, Zulfikar Ahmad Tawala. Pelantikan berlangsung khidmat di Aula Zest Hotel Kota Ambon, Jumaat (07/11). Kepengurusan masa bakti 2025-2029 itu dipimpin Rimbo Bugis di dampingi Sekretaris Samsul Sampulawa dan Bendehara Lukman Rumbory.
Rimbo usai dilantik menyampaikan rasa syukurnya serta melayangkan sejumlah ucapan terimakashnya di atas mimbar. Paling unik, dengan gaya konten kreatornya, dirinya menyapa keluarga dari Manipa, salah satu desa kawasan kepulauan di kabuapten Seram Bagian Barat yang turut didatangkan untuk menyaksikan prosesi sakralnya.
Pelantikan itu juga dihadiri Sekjen PP Pemuda Muhammadiyah Naji Prasetyo dan sejumlah pengurus PP yang ikut mendampingi. Turut secara resmi mewakili pemerintah Provinsi Maluku, Wakil Gubernur, H. Abdullah Vanath, ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiya, dan jajaran Ortom dalam perserikatan besar besutan mending K.H. Ahmad Dahlan itu.
“Saya harus menyapa satu satu terutama kakanda-kakanda yang hadir. Ada mantan-mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Maluku, para Ayahanda dan lain-lain. Kalau bahasa aktivis, ini ada kakanda Gede, kakanda besar dan lain-lain. Bahaya kalau tidak disebut,” kelakar Rimbo disambut riuh dan sumringah para tamu undangan.
“Terimaksih kepada keluarga di kampung. Manipa mana, Manipa mana. Pencapaian ini, merupakan bagian dari konstribusi besar keluarga. Terimakasih,” ungkapnya.
Rimbo menyampaikan apresiasi kepada tamu undangan lainnya yang sudah menyisihkan waktu menghadiri pelantikan dirinya sebagai ketua Wilayah PW Pemuda Muhammadiyah Maluku.
“Untuk ayahanda ketua Wilayah Muhammadiyah, beliau adalah guru saya. Saya terakhir ikuti ceramah beliau, bertemakan sabar. Makanya setelah saya mendengar ceramah dengan tema sabar. Balik ke Jakarta, SK PW Pemuda Muhammadiyah bisa ditangan saya,” celoteh Rimbo disambut tepuk tangan meriah.
Dirinya berjanji, akan memegang amanah sebagai Ketua Wilayah Pemuda Muhammadiyah Maluku sebagaimana amanat dan sumpah yang secara organisatoris yang sudah diikrarkan.
“Menjadi Pemuda Muhammadiyah kita harus menjadi gerda terdepan dan selalu membantu masyarakat di daerah-daerah,” ucapnya.
Dirinya berpesan kepada seluruh kader-kader Muhammadiyah yang baru saja dilantik agar jangan seperti aktivis jalanan. Namun jadilah seperti pemuda yang selalu bersama rakyat.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Dzulfikar Ahmad Tawala, yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Najih Prasetyo selaku Sekretaris Jenderal PP Pemuda Muhammadiyah, Dr. H. Moh. Taib Hunsou Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Maluku, perwakilan TNI dan Polri, Staff Ahli Walikota Ambon, Ketua Bawaslu Provinsi Maluku, Kepala Kanwil Kementerian Agama Maluku, Ketua MUI Maluku, dan perwakilan organisasi kepemudaan Cipayung. ***





































































Discussion about this post