Ambon, Maluku — Pelantikan Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Maluku masa bakti 2025–2028 menandai babak baru perjalanan organisasi pengusaha muda di daerah ini.
Momentum tersebut bukan sekedar seremonial pergantian kepengurusan, melainkan awal dari komitmen kuat untuk memperkuat kolaborasi dan mendorong kemandirian ekonomi daerah.
Dibawah kepemimpinan Ketua Umum Muhammad Reza Mony (MRM) dan Sekretaris Umum Gemelita Pattiradjawane, HIPMI Maluku hadir dengan semangat baru, mencetak wirausaha muda tangguh, menumbuhkan iklim investasi yang sehat, dan memperkuat sinergi antara pengusaha dan pemerintah daerah.
MRM dikenal sebagai figur muda yang progresif dan visioner. Dalam berbagai kesempatan, ia menegaskan pentingnya membangun HIPMI sebagai rumah bersama bagi seluruh pengusaha muda di Maluku — tempat tumbuhnya ide, inovasi, dan kolaborasi yang berkelanjutan.
“HIPMI bukan sekedar organisasi, tapi wadah perjuangan ekonomi generasi muda. Kami ingin HIPMI menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat sektor riil, membuka lapangan kerja, dan menciptakan ekosistem bisnis yang inklusif,” ujar MRM dalam sambutannya.
Sementara itu, Sekretaris Umum BPD HIPMI Maluku, Gemelita Pattiradjawane, menegaskan, kepengurusan kali ini akan mengedepankan tata kelola organisasi yang modern, adaptif terhadap perubahan, dan berorientasi hasil.
“Kami ingin HIPMI Maluku menjadi organisasi yang responsif terhadap dinamika zaman — digital, transparan, dan berdaya saing tinggi. Generasi muda harus menjadi pelaku utama pembangunan ekonomi daerah,” ungkap Gemelita.
Dukungan atas kepemimpinan ini datang dari Pemerintah Provinsi Maluku. Komitmen pemerintah dibawah kepempinan Gubernur Hendril Lewerissa dan Wakil Gubernur Maluku H. Abdullah Vanath untuk terus berkolaborasi.
Dalam sambutan mewakili Gubernur Maluku, Asisten I Setda Maluku, Djalaludin Salampessy, menegaskan bahwa pemerintah siap membuka ruang kemitraan dengan para pengusaha muda.
“Tema ‘Sinergi Kolaborasi Par Maluku Pung Bae’ adalah panggilan agar seluruh elemen meninggalkan ego sektoral. Hanya dengan bersatu dan bekerja sama, kita bisa menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Maluku,” ujarnya.
Semangat sinergi dan kolaborasi, duet kepemimpinan MRM dan Gemelita Pattiradjawane diharapkan mampu menjadikan HIPMI Maluku sebagai motor penggerak kebangkitan ekonomi daerah, serta inspirasi bagi lahirnya lebih banyak pengusaha muda yang berani berinovasi untuk Maluku yang lebih maju dan sejahtera.***





































































Discussion about this post