Ambon, Maluku— Wakil Gubernur Maluku, H. Abdullah Vanath, secara resmi menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Maluku yang digelar di ruang sidang utama, Sabtu (15/11/2025).
Dalam pidato pengantarnya, Vanath menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya rapat tersebut, sembari menegaskan bahwa penyusunan KUA-PPAS merupakan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.
“Penyusunan rancangan ini merupakan bagian dari tahapan pengelolaan keuangan daerah yang menegaskan bahwa Rancangan KUA memuat kondisi ekonomi makro daerah, kebijakan pendapatan, belanja, dan pembiayaan,” ujarnya.
Pada penyampaian dokumen tersebut, Pendapatan Daerah Provinsi Maluku tahun 2026 diproyeksikan mencapai Rp2,41 triliun. Jumlah itu terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp627,23 miliar, pendapatan transfer Rp1,78 triliun, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp325,66 juta.
Sementara itu, belanja daerah direncanakan sebesar Rp3,77 triliun dengan alokasi terbesar pada belanja operasi sebesar Rp2 triliun. Pemerintah daerah juga mengalokasikan penerimaan pembiayaan sebesar Rp1,50 triliun dan pengeluaran pembiayaan Rp136,67 miliar, yang diprioritaskan untuk pembayaran cicilan pokok utang kepada PT SMI.
Vanath juga menyoroti perlunya kesepahaman antara eksekutif dan legislatif dalam menghadapi kebutuhan pembiayaan di masa mendatang.
“Berdasarkan ketentuan Pasal 12 ayat 1 PP 38 Tahun 2025 tentang pemberian pinjaman oleh pemerintah pusat, besaran pinjaman yang akan diajukan memerlukan kesepakatan bersama sebagai langkah antisipatif mendapatkan sumber pembiayaan,” jelasnya.
Ia berharap pembahasan KUA-PPAS 2026 dapat berjalan efektif dan selesai tepat waktu, dengan mengakomodasi masukan dari seluruh anggota dewan.
“Kami berharap agar pembahasan KUA dan PPAS ini dapat diselesaikan dalam waktu yang tidak terlalu lama guna ditindaklanjuti pada tahapan selanjutnya,” tambahnya.
Menutup penyampaiannya, Vanath menyampaikan doa dan harapan agar pembangunan di Provinsi Maluku terus mendapat tuntunan dan keberkahan.
“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberkati dan menyertai kita semua, untuk terus berkarya dan mengabdi par Maluku pung bae,” tutupnya.
Rapat Paripurna turut dihadiri pimpinan dan anggota DPRD Maluku, Forkopimda, para staf ahli, asisten Sekda, pimpinan OPD, serta insan pers. ***





































































Discussion about this post