Bula, Maluku— Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku terus mempercepat penyelesaian proyek infrastruktur jalan nasional di wilayah terluar. Di tengah berbagai kritik dan dinamika opini publik, balai ini memilih fokus pada kerja nyata dengan memastikan pembangunan berjalan sesuai standar.
Kepala BPJN Maluku, Dr. Yana Astuti, ST., MT., bersama tim teknis turun langsung ke Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Minggu (16/11/2025), untuk meninjau progres dua proyek strategis yang dibiayai melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
Kedua proyek tersebut meliputi pembangunan ruas Kota Baru–Air Nanang serta ruas Bula–Masiwang–Air Nanang, termasuk penggantian Jembatan Wai-Dawang yang menjadi infrastruktur vital mobilitas barang dan masyarakat.
Pastikan Kecepatan dan Mutu Pekerjaan
Titik pertama yang ditinjau adalah pembangunan ruas Kota Baru–Air Nanang, jalur yang menghubungkan kawasan permukiman dengan pusat aktivitas masyarakat. Dalam kesempatan itu, Yana menekankan pentingnya pengendalian mutu, kesesuaian spesifikasi teknis, serta percepatan pelaksanaan pekerjaan agar manfaat pembangunan dapat segera dirasakan masyarakat.
“Setiap proyek yang menggunakan pembiayaan negara harus memberikan nilai tambah yang nyata bagi masyarakat. Mutu dan ketepatan waktu adalah prioritas,” ujar Yana saat memimpin pengecekan lapangan.
Infrastruktur Penopang Ekonomi SBT
Selain ruas Kota Baru–Air Nanang, Yana juga memantau progres ruas Bula–Masiwang–Air Nanang dan penggantian Jembatan Wai-Dawang. Infrastruktur tersebut merupakan jalur transportasi utama yang menopang distribusi logistik serta konektivitas antarwilayah di SBT.
Dengan selesainya kedua proyek ini, pemerintah berharap pergerakan ekonomi daerah semakin efisien dan akses masyarakat terhadap layanan sosial meningkat.***





































































Discussion about this post