Wali Kota Ambon Terima Permintaan Maaf Dua Aktivis, Laporan Polisi Dicabut

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:17 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Oplus_131072

Oplus_131072

Ambon, Maluku – Terlapor Mujahidin Buano bersama sejumlah rekannya menemui Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena, di Balai Kota Ambon, Jumat (30/1/2026) sore.

Pertemuan tersebut berlangsung setelah mereka dilaporkan ke Polresta Ambon dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku.

Pertemuan yang dimulai sekitar pukul 17.15 WIT itu dilakukan untuk menyampaikan permohonan maaf atas tindakan mereka terhadap Wali Kota Ambon yang sebelumnya menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Wali Kota Ambon menjelaskan, dialog berlangsung dalam suasana kekeluargaan.

Ia menekankan bahwa pertemuan tersebut tidak hanya menempatkan dirinya sebagai kepala daerah dan warga, tetapi juga dalam relasi kemanusiaan sebagai orang tua, kakak, dan sesama anak negeri.

“Hal yang paling penting adalah mereka telah meminta maaf kepada saya, dan saya juga menyampaikan permohonan maaf kepada mereka,” ujar Wattimena, sebagaimana terekam dalam video singkat yang beredar.

Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi pembelajaran bersama bagi masyarakat Kota Ambon untuk terus menjaga nilai persaudaraan dan kehidupan orang basudara.

Ia menegaskan, perbedaan pandangan dan gesekan dalam kehidupan sosial adalah hal yang tidak terelakkan.

Namun, sikap saling mengasihi dan saling mengampuni harus dikedepankan demi menjaga masa depan Kota Ambon.

“Perbedaan pasti ada, tetapi hidup saling mengasihi dan saling mengampuni adalah kunci utama untuk membangun Kota Ambon,” tegasnya.

Wattimena juga memastikan bahwa persoalan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Ia menyatakan telah menginstruksikan kuasa hukumnya untuk mencabut laporan polisi yang sebelumnya dibuat.

“Saya sudah memerintahkan kuasa hukum untuk menarik laporan, sehingga persoalan ini dinyatakan selesai,” katanya.

Ia berharap masyarakat tidak lagi memperpanjang polemik dan menghentikan perdebatan terkait peristiwa tersebut.

“Mari kita fokus menggunakan energi positif untuk membangun Kota Ambon yang sama-sama kita cintai,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 11:11 WIT

ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub

Berita Terbaru