Astaga! DPRD Maluku Dorong Alih Kelola Mardika ke Kota, Disperindag Timpali Pertahankan Aset Provinsi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 08:08 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku — Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Provinsi Maluku bersama mitra strategis di ruang sidang paripurna, Senin (13/4/2026), berlangsung dinamis dengan sorotan utama pada pengelolaan Pasar Mardika serta evaluasi kinerja Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor perdagangan.

Evaluasi yang dibahas mencakup realisasi anggaran 2025 hingga sistem manajemen pasar yang dinilai belum optimal dalam mendongkrak PAD.

Dalam forum tersebut, sejumlah anggota dewan mendorong agar pengelolaan Pasar Mardika dialihkan ke Pemerintah Kota Ambon, dengan pertimbangan efektivitas tata kelola dan kedekatan administratif.

Anggota Komisi III dari Fraksi PKS, Rostina, menyampaikan bahwa pemerintah kota dinilai lebih responsif dalam menangani persoalan operasional pasar.

Namun, Pemerintah Provinsi Maluku melalui Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dr. Achmad Jais Ely, menegaskan bahwa pengelolaan Pasar Mardika tetap menjadi kewenangan provinsi.

Baca Juga :  Pengelola MBG di Geser SBT Terlilit Hutang Ratusan Juta, BGN Diminta Antisipasi - Polres Didesak Lakukan Penahanan

Ia menekankan bahwa pasar tersebut merupakan barang milik daerah Provinsi Maluku yang mencakup aset tanah, bangunan, dan fasilitas penunjang, sehingga secara regulasi tidak dapat dialihkan pengelolaannya.

“Dengan status aset yang jelas, kewenangan pengelolaan tetap berada pada pemerintah provinsi,” tegas Ely.

Lebih jauh, Ely menjelaskan bahwa Pasar Mardika tidak semata dilihat sebagai pusat aktivitas ekonomi lokal, melainkan diproyeksikan sebagai simpul distribusi perdagangan antar kabupaten/kota di Maluku.

“Pasar ini diarahkan menjadi pusat distribusi regional untuk menjaga stabilitas harga dan kelancaran pasokan barang,” ujarnya.

Sebagai bagian dari penguatan sistem, Disperindag Maluku juga tengah menyiapkan konsep pengembangan gudang distribusi guna mengendalikan fluktuasi harga.

Selain itu, pembenahan internal terus dilakukan, mulai dari peningkatan layanan, penguatan mekanisme pengaduan, hingga pengawasan pasar selama 24 jam.

Baca Juga :  Warga Beri Tenggat Penanganan Kasus, Insiden Tambang Gunung Tembaga SBB Nyaris Picu Konflik

Di tengah perdebatan soal tata kelola pasar, Ely juga memanfaatkan momentum evaluasi untuk membuka kondisi riil kinerja PAD sektor perdagangan. Dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi PAD Triwulan IV Tahun Anggaran 2025, ia menegaskan pentingnya kejujuran dalam membaca capaian daerah.

“Evaluasi tidak boleh dibangun di atas angka yang terlihat baik semata, tetapi harus berpijak pada fakta di lapangan,” ungkapnya.

Ia mengakui masih terdapat sejumlah persoalan krusial, seperti potensi kebocoran, lemahnya pengawasan, serta belum optimalnya kontribusi sektor perdagangan terhadap PAD.

“Kita tidak boleh bekerja hanya untuk terlihat baik di atas kertas. Yang kita kejar adalah perbaikan sistem agar ke depan lebih kuat dan berkelanjutan,” lanjutnya.

Pendekatan ini dinilai mencerminkan dorongan reformasi birokrasi yang lebih transparan dan akuntabel, sekaligus selaras dengan visi pembangunan Provinsi Maluku di bawah kepemimpinan Gubernur Hendrik Lewerissa dan Wakil Gubernur Abdullah Vanath.

RDP yang dipimpin Ketua Komisi III DPRD Maluku, Richard Rahakbauw, tersebut menjadi tindak lanjut dari temuan lapangan yang dihimpun dalam Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) saat kegiatan reses.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 11:11 WIT

ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub

Berita Terbaru