Ambon – Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Ambon, Alham Valeo, memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian 100 hari kerja Pemerintah Kota Ambon di bawah kepemimpinan Wali Kota Bodewin Wattimena. Menurutnya, sejumlah langkah konkret yang telah diambil pemerintah kota menunjukkan arah pembangunan yang progresif, inklusif, dan berorientasi pada pemulihan ekonomi daerah pasca-pandemi.
Salah satu poin penting yang disoroti Alham adalah langkah penertiban dan penataan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di berbagai titik strategis kota.
Penataan ini, menurutnya, bukan sekadar upaya merapikan wajah kota, tetapi bagian dari strategi jangka panjang untuk menjadikan Ambon sebagai pusat perdagangan regional yang tertib, modern, dan berdaya saing.
“Kita melihat adanya keseriusan Pemerintah Kota dalam menata ekosistem usaha secara menyeluruh. Penataan UMKM yang dilakukan bukan hanya menciptakan estetika kota yang lebih baik, tetapi juga memberikan ruang yang layak dan terorganisir bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang secara sehat,” ujar Alham saat diwawancarai, Senin (9/6).
Alham juga menilai bahwa sikap responsif dan cepat tanggap Pemerintah Kota Ambon dalam merespons berbagai persoalan masyarakat menjadi salah satu indikator penting dari efektivitas pemerintahan saat ini.
Menurutnya, pendekatan yang cepat dalam menangani keluhan warga serta keberpihakan terhadap sektor informal dan usaha kecil menunjukkan adanya orientasi pelayanan publik yang kuat.
“Dalam waktu yang relatif singkat, kita sudah bisa melihat adanya tanda-tanda pemulihan dan percepatan pembangunan, khususnya dalam sektor dunia usaha. Ini menjadi angin segar bagi pelaku ekonomi yang selama ini berharap ada keberpihakan nyata dari pemerintah daerah,” tegasnya.
Lebih lanjut, Alham menyebut bahwa pendekatan-pendekatan baru yang dilakukan pemerintah kota dalam menata ekonomi lokal merupakan bagian dari transformasi besar menuju ekonomi modern yang bermartabat. Transformasi ini tidak hanya penting bagi pelaku UMKM, tetapi juga membuka peluang investasi yang lebih luas.
“Transformasi ekonomi dari pola tradisional ke arah pasar modern adalah fondasi penting untuk menciptakan iklim usaha yang lebih kompetitif dan berkelanjutan. Ini juga menjadi sinyal positif bagi investor, baik dari dalam maupun luar daerah, bahwa Ambon sedang serius berbenah dan terbuka terhadap investasi,” jelasnya.
Sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan ekonomi daerah, KADIN Kota Ambon berharap sinergi yang sudah mulai terbangun ini dapat terus diperkuat. Alham menekankan pentingnya menjaga momentum positif ini untuk membangun fondasi ekonomi kota yang kuat dan inklusif.
“Kami di KADIN siap berkolaborasi lebih jauh, memberikan masukan strategis, serta mendukung program-program yang bertujuan memperkuat sektor usaha, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.***





































































Discussion about this post