Ambon, Maluku – Pemerintah Provinsi Maluku resmi meremajakan jajaran pimpinan Perusahaan Daerah (PD) Panca Karya. Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bersama Wakil Gubernur Abdullah Vanath menunjuk enam figur baru untuk menempati posisi strategis, mulai dari Direktur Utama hingga Dewan Pengawas.
Dalam Surat Keputusan (SK) yang diserahkan pada Selasa (16/9/2025) di Kantor PD Panca Karya, Jalan Dr. Setiabudi No. 5, Ambon, Muhammad Rany Tualeka dipercaya sebagai Direktur Utama.
Posisi Direktur Keuangan kini ditempati Maya Kailola, sedangkan kursi Direktur Operasional atau Pemasaran diisi Syaifuddin Go.
Sementara itu, tiga nama baru juga ditetapkan untuk memperkuat Dewan Pengawas (Dewas), yakni Joni Wattimena, Ayu Hasanussi, dan Oyang Nego Petrusz.
Penyerahan SK dilakukan langsung oleh Kepala Inspektorat Provinsi Maluku, Jasmono, didampingi Asisten II Sekda Maluku yang juga Juru Bicara Pemprov Maluku, Kasrul Selang.
PD Panca Karya dikenal luas sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Maluku yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari kehutanan, perikanan, pertanian, hingga jasa perbengkelan, pekerjaan umum, transportasi, dan pariwisata.
Perusahaan ini sebelumnya sempat menuai sorotan publik akibat tunggakan gaji karyawan dan persoalan tata kelola manajemen. Dengan hadirnya susunan baru, pemerintah berharap Panca Karya dapat bangkit, berbenah, dan kembali memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi Maluku.***




































































Discussion about this post