Saumlaki, Maluku- Dewan Pimpinan Cabang, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (DPC GMNI KKT) secara resmi menerima anggota baru sebanyak 37 orang dalam agenda Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB) yang dilaksanakan selama dua hari, yakni pada, Sabtu (20/09/2025) dan Minggu (21/09/2025), di Aula Universitas Lelemuku Saumlaki.
Ketua DPC GMNI KKT, Marwan Dasmasela mengatakan, agenda ini merupakan agenda rutin tahunan dalam membangun karakter serta jiwa Kritis yang revolusioner agar nantinya bisa tertanam di sanubari setiap calon anggota GMNI untuk menjawab segala tantangan zaman yang penuh dengan dinamika Politik, Ekonomi maupun Sosial.
“Tujuan giat PPAB ini ialah untuk mendidik dan mengembangkan potensi kaum muda yang ada di bumi duan lolat,” ungkap Marwan.
Ia melanjutkan, tujuan dari giat ini pula ialah untuk membentuk karakter para kader yang berjiwa marhaenisme serta nasionalis. Harapan besarnya, GMNI KKT mampu melahirkan kader yang memahami nilai pancasila serta penerapannya sesuai asas dan tujuan.
Dikesempatan itu, Dewan Pimpinan Daerah DPD GMNI, Yohanis Bakker, S.AB., menyampaikan harapan besarnya kepada peserta PPAB, serta kader-kader yang baru agar dapat berpegang teguh pada garis perjuangan GMNI sebagai acuan untuk memperjuangakan hak-hak kaum Marhaen. Ia menambahkan, kualitas kader tidak menjadi ukuran bagaimana bisa belajar dan berjuang bersama rakyat. Untuk itu, anggota kader baru harus menjadi kader yang militan dan berani mengimplementasi apa yang menjadi ideologi perjuangan.
Selain itu, Ketua Bidang Kaderisasi, Erik Luanmase mengatakan kegiatan yang bertema “Melahirkan Kader yang berwatak Marhaenisme” ini, memberikan kesempatan kepada setiap kader untuk menunjukkan eksistensi sebagai Kaum Marhaenis, menerima tantangan sebagai generasi penerus untuk siap menjadi pemimpin di masa depan, dengan terlibat secara langsung untuk memberikan pemahaman politik yang konstruktif demi merubah pola pikir masyarakat tanimbar secara perlahan namun pasti.
“Sesuai dengan cita-cita luhur “Founding Father” maka sebagai generasi penerus, wajib hukumnya untuk meneruskan perjuangan kemerdekaan Indonesia. GmnI merupakan organisasi pengkaderan yang progresif-revolusioner, yang mana tak kenal lelah dalam hal memberikan edukasi positif sebagai agen of change bagi generasi muda Indonesia, Khususnya Pemuda Tanimbar,” tukas Luanmase.
Ia berharap, Kegiatan PPAB menjadi dasar bagi DPC GMNI KKT untuk selalu menjalankan agenda-agenda formal organisasi sesuai dengan silabus Kaderisasi GMNI dengan berlandaskan pada jargon momentum kaderisasi yakni “pejuang pemikir – pemikir pejuang”.
Kegiatan tersebut melibatkan para komisariat yakni Komisariat Ekonomi, komisariat Keguruan, komisariat Administrasi dan komisariat STTIMASS, serta dihadiri oleh pimpinan dan anggota dari KNPI, GMKI, BEM Unlesa, DPM Unlesa, dan Polres Kepulauan Tanimbar. (TM.02)





































































Discussion about this post