Ambon, Maluku— Universitas Muhammadiyah Maluku (UM Maluku) akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Kuliah Umum sekaligus penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian UMKM Republik Indonesia, ITB Ahmad Dahlan Jakarta, dan UM Maluku pada Senin, 1 Desember 2025 besok.
Kegiatan ini direncanakan berlangsung di Aula lantai 6 Gedung Universitas Muhammadiyah Maluku mulai pukul 08.00 WIT hingga selesai.
Agenda ini disiapkan sebagai langkah kolaboratif untuk mendorong pengembangan kapasitas usaha bagi perempuan nelayan di Provinsi Maluku melalui program penguatan UMKM berbasis pemberdayaan perempuan pesisir.
Berdasarkan informasi panitia penyelenggara, penandatanganan MoU tersebut akan memuat kesepahaman kerja sama berkelanjutan antara tiga institusi dalam bidang pendidikan, riset terapan, pelatihan kewirausahaan, serta fasilitasi pengembangan usaha mikro bagi perempuan nelayan.
Program ini diharapkan memberi kontribusi nyata terhadap penguatan ekonomi maritim dan peningkatan kesejahteraan keluarga nelayan.
Kegiatan kuliah umum akan menghadirkan sejumlah tokoh nasional dan daerah sebagai pembicara kehormatan.
Kehadiran mereka mencerminkan dukungan lintas sektor terhadap pemberdayaan perempuan dalam ekonomi pesisir, sekaligus menegaskan posisi UM Maluku sebagai kampus yang aktif mendorong transformasi sosial berbasis pengetahuan dan kolaborasi.
Acara ini dirancang terbuka untuk sivitas akademika UM Maluku dan pihak terkait yang memiliki perhatian terhadap pengembangan UMKM, khususnya di sektor kelautan dan perikanan.
Kehadiran peserta dalam jumlah besar telah diprediksi karena tingginya minat generasi muda terhadap isu pemberdayaan ekonomi perempuan di wilayah pesisir.
Agenda tanggal 1 Desember 2025 tersebut dipandang sebagai momentum penting untuk memperkuat jaringan kerja sama nasional dalam mendukung peningkatan kapasitas perempuan nelayan Maluku sebagai pelaku ekonomi produktif.***





































































Discussion about this post