KKP Gagalkan Transhipment Ilegal di Laut Arafura, Selamatkan Rp 1,8 Miliar

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 5 Maret 2025 - 10:58 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Jakarta, – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil mengamankan 10 kapal perikanan yang diduga terlibat dalam praktik alih muatan atau transhipment ilegal di Laut Arafura. Nilai dugaan pelanggaran ini mencapai Rp 1,8 miliar, dengan kapal pengangkut berinisial KM. MS 7A yang kini tengah dalam pelacakan.

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Pung Nugroho Saksono (Ipunk), mengonfirmasi bahwa kesepuluh kapal tersebut tidak memiliki dokumen kemitraan resmi dengan kapal pengangkutnya. Pemeriksaan tim Pengawas Perikanan Pangkalan PSDKP Tual juga tidak menemukan muatan ikan di dalam kapal-kapal tersebut, memperkuat dugaan bahwa hasil tangkapan telah dialihkan sebelum tiba di pelabuhan.

“Tim kami menemukan indikasi kuat bahwa hasil tangkapan sudah dialihkan ke kapal pengangkut yang saat ini sedang dalam perjalanan ke Jakarta,” ungkap Ipunk pada Jumat (28/2).

Daftar Kapal dan Dasar Hukum Pelanggaran

Kapal-kapal yang diamankan terdiri dari berbagai ukuran, di antaranya:

  • KM. MJ 98 (GT 98)
  • KM. MAS (GT 82)
  • KM. HP 3 (GT 153)
  • KM. U II (GT 97)
  • KM. FN (GT 150)
  • KM. SM 8 (GT 96)
  • KM. LB (GT 58)
  • KM. SM IX (GT 97)
  • KM. MJ 8 (GT 59)
  • KM. BSR (GT 124)

Kesepuluh kapal ini diduga melanggar Pasal 27 angka 7 (Pasal 27A ayat (1)) UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, serta sejumlah ketentuan dalam PP Nomor 5 Tahun 2021 mengenai Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.

Baca Juga :  Bara Perlawanan Meledak! Groundbreaking Blok Masela di Ujung Boikot Massal

“Kami sudah memanggil nakhoda dan pemilik kapal untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tambah Ipunk.

KKP Perketat Pengawasan, Kapal Pengangkut dalam Pelacakan

Langkah ini merupakan bagian dari penguatan pengawasan terpadu yang dicanangkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, khususnya dalam implementasi Penangkapan Ikan Terukur di Zona III.

“Pengawasan akan dilakukan lebih ketat, baik di laut saat penangkapan (while fishing), di pelabuhan sebelum dan setelah penangkapan (before fishing, after fishing), hingga proses pendaratan hasil tangkapan (post landing),” ungkap Menteri Trenggono.

Saat ini, tim Pusdal Ditjen PSDKP tengah melacak keberadaan KM. MS 7A melalui tracking VMS (Vessel Monitoring System) guna memastikan lokasi terkini kapal pengangkut tersebut.

Dengan tindakan tegas ini, KKP menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik perikanan ilegal yang merugikan negara serta merusak ekosistem laut Indonesia.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
Plt Ketua DPW PPP Maluku Dukung Pemberhentian Waketum dan Sekjen DPP
KTC Gaungkan Aksi Nyata Peringatan Sumpah Pemuda Lewat Kusambi Tanempar Cup 2026
Momentum Sumpah Pemuda, Subhan Pattimahu Dorong Prabowo Bentuk Kementerian Peranan Pemuda
KNPI Maluku Ajak Publik Bijak Memilah Kewenangan Pemerintahan
Rektor UIN Ambon Prof Abidin Raih PIKI Awards 2026, Diakui atas Perjuangan Toleransi dan Perdamaian
Cermati Capaian Bang Ozan, Tuhepaly Soroti Perubahan Pendidikan dan Arah Baru Ekonomi Malteng
ERT Wetar BKP-BTR Ikuti IFRC 2026, Tingkatkan Kompetensi dan Kesiapan Penanganan Darurat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 02:24 WIT

Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN

Jumat, 30 Oktober 2026 - 04:26 WIT

Plt Ketua DPW PPP Maluku Dukung Pemberhentian Waketum dan Sekjen DPP

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:15 WIT

KTC Gaungkan Aksi Nyata Peringatan Sumpah Pemuda Lewat Kusambi Tanempar Cup 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:30 WIT

Momentum Sumpah Pemuda, Subhan Pattimahu Dorong Prabowo Bentuk Kementerian Peranan Pemuda

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:23 WIT

KNPI Maluku Ajak Publik Bijak Memilah Kewenangan Pemerintahan

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT