Gubernur & Wagub Hadiri Panas Gandong Amalopu di Rumahkay

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 18 Maret 2025 - 07:10 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Piru, Maluku– Tradisi Panas Gandong Amalopu (Amakele-Lopurisa) kembali digelar di Negeri Rumahkay, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, pada 18-21 Maret 2025.

Acara adat yang memperkuat ikatan persaudaraan antara Negeri Rutong dan Negeri Rumahkay ini berlangsung meriah dengan kehadiran sejumlah pejabat penting, tokoh adat, serta masyarakat setempat.

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan Wakil Gubernur Abdullah Vanath turut hadir bersama Bupati dan Wakil Bupati Seram Bagian Barat, jajaran Forkopimda, raja dari kedua negeri, serta berbagai tokoh agama, adat, dan masyarakat.

Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh terhadap pelestarian budaya dan adat istiadat Maluku.

Dalam sambutannya, Gubernur Lewerissa mengapresiasi kerja sama semua pihak dalam menyukseskan Panas Gandong Amalopu. Ia menegaskan pentingnya menjaga tradisi ini sebagai simbol kebersamaan dan persaudaraan.

“Di awal masa pengabdian kami sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk merevitalisasi semangat dan nilai-nilai budaya. Mari kita bangun negeri ini dengan prinsip ‘potong di kuku rasa di daging, ale rasa beta rasa, sagu salempeng dibage dua,” ujar Lewerissa.

Baca Juga :  Pererat Sinergi, PT BKP-BTR Jalin Silaturahmi dengan Koramil Ilwaki 

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Panas Gandong bukan sekadar acara seremonial, tetapi sebuah warisan budaya yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.

“Apa yang kita saksikan hari ini adalah bagian dari kekayaan budaya lokal yang harus kita rawat sebagai aset dalam membangun kebersamaan. Tradisi ini adalah bukti bahwa Maluku kaya akan adat dan budaya yang mempererat hubungan antarwarga,” tambahnya.

Gubernur berharap tradisi Panas Gandong Amalopu terus berlanjut sebagai warisan bagi generasi mendatang.

Ikatan Gandong antara Negeri Rumahkay dan Negeri Rutong diharapkan tetap kokoh sebagai simbol persaudaraan yang abadi di Maluku.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru