OKP Bela Rakyat Desak Kejati Maluku Usut Dugaan Korupsi Rp33 Miliar di KPU Buru

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Juni 2025 - 09:25 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Organisasi Kepemudaan (OKP) Bela Rakyat kembali menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku, Rabu (4/6/2025). Mereka mendesak Kejati segera mengusut tuntas dugaan korupsi dana hibah Pilkada 2024 senilai Rp33 miliar yang diduga terjadi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buru.

Koordinator aksi, Adli Maswain, menegaskan bahwa Kejati Maluku tidak boleh hanya fokus pada kasus pembakaran kantor KPU, sementara dugaan korupsi anggaran hibah dari KPU RI justru tidak ditindaklanjuti.

“Kami mendesak Kejati Maluku segera memeriksa Ketua KPU dan seluruh jajaran KPU Kabupaten Buru. Jangan hanya janji, buktikan dengan tindakan hukum yang nyata,” tegas Adli dalam orasinya.

Baca Juga :  Sejumlah Instansi Pemerintah dan Korporasi Dapat Penghargaan Swiss-Belhotel Ambon

Adli juga mempertanyakan lambannya penanganan kasus ini. Menurutnya, laporan sudah disampaikan sejak awal, namun hingga kini belum ada perkembangan berarti. Massa aksi menilai Kejati dan Polda Maluku belum menunjukkan komitmen kuat dalam mengusut kasus yang merugikan keuangan negara tersebut.

“Kami juga meminta Polda Maluku segera turun tangan. Periksa semua pihak yang terlibat, termasuk mengevaluasi kinerja Polres Buru yang kami nilai gagal menangani kasus ini,” lanjutnya.

Baca Juga :  Masyarakat Manipa Apresiasi Layanan Jemput Bola Dukcapil SBB, Pengurusan Dokumen Kini Lebih Mudah

Selain menyoroti dugaan penggelapan dana hibah, para demonstran juga menuntut KPU Buru segera membayar gaji dan biaya operasional Panitia Pemungutan Suara (PPS) di 82 desa yang belum dibayar selama dua bulan.

Mereka menilai ketidakjelasan ini menunjukkan indikasi pengelolaan anggaran yang buruk dan perlu penyelidikan lebih lanjut.

Aksi ini berlangsung dengan pengamanan ketat dari personel Polsek Sirimau, Polresta Pulau Ambon, dan Pulau-Pulau Lease. Demonstran juga menyuarakan kekecewaan terhadap lemahnya penegakan hukum dalam kasus ini.

Sementara itu, kasus dugaan korupsi dana hibah ini berkaitan dengan penyelidikan perkara pembakaran kantor KPU Kabupaten Buru yang saat ini ditangani oleh Polres Buru.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Aarah Pembangunan Maluku Tengah
Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Aarah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT