Kasus Cerai di PN Ambon: Diduga Selingkuh, Suami dan Istri Pisah 11 Tahun

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Juni 2025 - 09:10 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Pengadilan Negeri (PN) Ambon kembali menggelar sidang lanjutan perkara perceraian antara pasangan Yakop dan istrinya, Rabu (4/6/2025).

Sidang tersebut menghadirkan saksi untuk memberikan keterangan di hadapan majelis hakim.

Ketua Majelis Hakim Martah Maitimu memimpin jalannya sidang, didampingi dua hakim anggota lainnya.

Dalam persidangan, saksi Ishak Soulisa menyampaikan bahwa Yakop—tergugat dalam perkara ini—diduga menjalin hubungan dengan perempuan lain saat berada di Makassar.

“Istrinya sendiri yang menduga Yakop berselingkuh saat ia bekerja di Makassar,” ungkap Ishak saat memberikan keterangan.

Menurut Ishak, meskipun Yakop telah menjelaskan situasi yang sebenarnya, istrinya tetap bersikukuh tidak mempercayai penjelasannya. Perselisihan itu kemudian memicu keretakan rumah tangga mereka.

“Karena sikap keras istrinya, rumah tangga mereka akhirnya tidak bisa diselamatkan,” tambahnya.

Baca Juga :  Anto Widi Nugroho Resmi Jabat Kepala Kejaksaan Negeri Seram Bagian Barat

Pasangan ini telah hidup terpisah selama kurang lebih 11 tahun. Yakop kini tinggal bersama keluarganya di Namrole, sementara istrinya memilih menetap di rumah yang mereka bangun bersama saat masih menjalani kehidupan berumah tangga.

“Sampai sekarang, istrinya masih tinggal di rumah itu, sedangkan Yakop sudah menetap di Namrole bersama keluarganya,” ujar Ishak.

Sidang ditutup setelah mendengarkan keterangan saksi, dan akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pemeriksaan terdakwa.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru