Tak Ada Tim 10, Ely: Fokus Pelayanan Masyarakat Sesuai Arahan Gubernur

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 3 Agustus 2025 - 04:16 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Kabar mengenai pembentukan “Tim 10” oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku untuk menangani Pasar Mardika menjadi sorotan publik. Isu tersebut santer beredar di berbagai grup WhatsApp dengan anggota mencapai ratusan hingga seribu orang, memicu spekulasi dan perdebatan di kalangan masyarakat, khususnya para pedagang.

Menanggapi hal itu, Plh Kepala Dinas Perindag Maluku, Dr. Achmad Jais Ely, membantah keras keberadaan tim tersebut.

Dalam wawancara dengan media pada Minggu (3/8), Ely menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah membentuk “Tim 10”, apalagi menerbitkan surat keputusan (SK) pembentukannya.

“Tidak ada sama sekali Tim 10. Kita tidak pernah bentuk Tim 10,” tegas Ely.

Ia menjelaskan bahwa saat ini Dinas Perindag sedang fokus pada penataan dan pembenahan menyeluruh Pasar Mardika, sesuai dengan arahan Gubernur Maluku.

“Perintah Bapak Gubernur jelas, bahwa Pasar Mardika memang penting sebagai sumber PAD, tetapi yang jauh lebih penting adalah pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Dalam rangka pembenahan tersebut, Ely mengungkapkan bahwa pihaknya telah membentuk Tim Transisi yang beranggotakan 17 orang. Tim ini terdiri dari 11 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Disperindag serta 6 tokoh masyarakat yang aktif di Pasar Mardika.

Baca Juga :  Gubernur Hendrik Dorong Generasi Muda Maluku Cakap Kelola Keuangan, Waspadai Kejahatan Digital

“Saya tegaskan, bukan Tim 10, melainkan Tim Transisi. Tim ini sudah melalui kajian dan pertimbangan matang di internal dinas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ely mengimbau masyarakat, khususnya para pedagang Pasar Mardika, untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi. Ia meminta agar segala informasi dapat terlebih dahulu dikonfirmasi langsung ke pihak Disperindag.

“Jangan sampai masyarakat tercemar hoaks. Jika ragu, silakan validasi ke dinas. Jangan langsung percaya dan menyebarkan informasi yang tidak jelas sumbernya,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru