Hujan Deras, Sejumlah Ruas Jalan di SBB Terendam Banjir

- Jurnalis

Senin, 4 Agustus 2025 - 05:54 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Terlihat warga dan kendaraan susah paya melintas banjir di kawasan Kali Ama, Desa Hualoy, Senin (4/8/2024)

Terlihat warga dan kendaraan susah paya melintas banjir di kawasan Kali Ama, Desa Hualoy, Senin (4/8/2024)

Ambon, Maluku – Hujan deras mengguyur Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) beberapa hari terakhir, mengakibatkan sejumlah ruas jalan di wilayah tersebut tergenangi air atau terendam banjir. Kondisi ini pun berdampak terhadap melambatnya aktivitas transportasi.

Pantauan Trendingmaluku.com, Senin (4/8/2024), terlihat sejumlah ruas jalan seperti di kawasan hutan Kamariang, Hualoy dan beberapa diantaranya lagi, terendam oleh banjir yang meluap dari sungai maupun  yang  turun  dari lereng gunung.

Peristiwa ini terjadi lantaran intensitas hujan yang cukup tinggi  pada beberapa hari terakhir. Selain itu, terjadi air pasang dari laut. Seperti di hutan Kamariang, kebanyakan air keluar menutupi jalan bersumber dari lereng gunung dan air pasang laut.

Baca Juga :  Polersta Ambon Berbagi Sembako ke Warga Waihaong

Kondisi ini berbeda dengan yang terjadi di hutan Hualoy, Kecamatan Amalatu. Di kawasan desa ini air menutupi ruas jalan lantaran meluapnya air sungai.

Acang, salah satu penngendara mengatakan, air meluap di hutan Hualoy lantaran meluapnya Kali Ama, salah satu sungai besar di SBB.

“Iya, sekerang katong tidak bisa lewat karena air yang menutupi arus jalan sangat besar. Sebagain pengendara roda dua lebih memilih kendaraannya diangkat warga setempat ke seberang. Sementara yang jalan dengan uang pas-pasan hanya bisa menunggu banjir surut baru bisa lewat,” kata Acang.

Baca Juga :  Kepala Kanwil Kemenag Maluku Pimpin Upacara Hardiknas 2025 dan Bagikan Makanan Bergizi Gratis

Dia mengatakan, mobil yang melewati ruas jalan itu harus menutupi semua pintu kaca, karena airnya di atas pusar orang dewasa. Menurutnya, jika intensitas hujan semakin tiinggi dan tidak redah, maka dipastikan arus transportasi yang menghubungkan tiga kabupaten tersebut bisa alami kemacetan total.

“Jalan ini kan menghubungkan antara tiga kabupaten, yakni Seram Bagian Barat, Maluku Tengah (Malteng) dan Kabupaten Seram Bagian Timur. Jadi kalau hujan seng redah, maka beta pastikan akses transportasi macet total,” katanya. (**)

 

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT