Polres Kepulauan Tanimbar Limpahkan Dua Tersangka Korupsi Dana Desa Ridool ke Jaksa

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 15 Agustus 2025 - 10:02 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

πŸ™ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Tanimbar, Maluku– Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kepulauan Tanimbar resmi menyerahkan dua tersangka kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Ridool, Kecamatan Tanimbar Utara, kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kepulauan Tanimbar, Rabu (13/8/2025).

Kedua tersangka masing-masing DL (58), mantan Kepala Desa Ridool periode 2012–2018, dan MRT (45), Kaur Keuangan Desa periode 2015–2018. Penyerahan dilakukan bersama barang bukti setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P-21 oleh JPU.

Berdasarkan Surat Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Tanimbar Nomor: B–994/Q.1.13/Ft.1/08/2025 dan Nomor: B–995/Q.1.13/Ft.1/08/2025 tanggal 11 Agustus 2025, berkas perkara atas nama kedua tersangka memenuhi syarat untuk dilimpahkan ke tahap penuntutan.

Pelimpahan berkas perkara Nomor: BP/62.b/IX/Res.3.3./2024/Satreskrim dan Nomor: BP/62.c/IX/Res.3.3./2024/Satreskrim yang tertanggal 15 September 2024 dilakukan di Kejaksaan Tinggi Maluku dan diterima langsung oleh Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Kepulauan Tanimbar, Stendo Sitania, S.H., M.H., selaku JPU.

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Tanimbar, AKP Riffaat Hasan, S.Tr.K., S.I.K., menjelaskan bahwa penyerahan tersangka ini merupakan langkah strategis dalam upaya pemberantasan korupsi di wilayah hukum mereka.
“Kami berharap proses hukum berjalan cepat dan tuntas sehingga memberikan efek jera serta keadilan bagi masyarakat,” ujarnya di Ambon, Kamis (14/8/2025).

Baca Juga :  Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri Raih Anugerah Cita Negeri 2025 untuk Inovasi Pembangunan Berkelanjutan

Berdasarkan hasil penyidikan, negara mengalami kerugian sebesar Rp54.026.000. Rinciannya, pada tahun 2017 DL diduga menyalahgunakan anggaran sebesar Rp21.278.000, sedangkan MRT sebesar Rp21.278.000. Kemudian pada 2018, MRT kembali diduga melakukan penyalahgunaan anggaran sebesar Rp11.470.000, sehingga total kerugian akibat perbuatan MRT mencapai Rp32.748.000.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 18, atau Pasal 3, atau Pasal 8 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru