Saumlaki, Maluku – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Kabupaten Tanimbar Utara, sebuah wacana yang telah lama diperjuangkan masyarakat setempat.
Dukungan tersebut disampaikan dalam Kongres ke-XXII GMNI yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat.
Ketua DPC GMNI KKT, Marwan Dasmasela, yang hadir sebagai peserta sekaligus anggota Komisi Politik, mengusulkan kepada Dewan Pimpinan Pusat terpilih agar memperjuangkan realisasi pemekaran Tanimbar Utara.
Usulan tersebut didasarkan pada semangat untuk “mewujudkan kesejahteraan masyarakat, pemerataan pembangunan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik di wilayah kepulauan.”
Menurut Marwan, Kamis (21/8/2025) wacana pemekaran Tanimbar Utara telah lama diperjuangkan, namun hingga kini masih terkendala oleh kebijakan moratorium DOB dari pemerintah pusat.
“Kecamatan Tanimbar Utara merupakan kecamatan tertua sejak sebelum Kabupaten Kepulauan Tanimbar terpisah dari Kabupaten Maluku Barat Daya.”
“Jika mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2007 tentang Pemekaran, Pencabutan, dan Penggabungan Daerah, maka Tanimbar Utara sudah layak dimekarkan menjadi daerah otonom baru,” jelas Marwan.
Ia menambahkan, rencana pemekaran tersebut mencakup beberapa kecamatan, yaitu Kecamatan Kormomolin, Nirumas, Molu Maru, Fordata, serta Kecamatan Tanimbar Utara.
Dengan terbentuknya DOB Tanimbar Utara, Marwan optimistis pemerataan pembangunan akan lebih dirasakan masyarakat, terutama terkait infrastruktur, listrik, air bersih, serta efektivitas pelayanan publik.
Lebih lanjut, Marwan meminta dukungan dari seluruh pihak, baik pemerintah daerah, DPRD, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat, untuk mendorong pencabutan moratorium DOB.
“Kami menaruh harapan besar agar pemekaran ini segera terealisasi demi kepentingan rakyat. Kami juga mendukung penuh perjuangan Bung Kelvin Keliduan sebagai Ketua Tim Pembentukan DOB Kabupaten Tanimbar Utara untuk tetap konsisten memperjuangkan aspirasi masyarakat,” pungkasnya. ***





































































Discussion about this post