Birokrasi Seram Bagian Barat Dibelit Politisasi dan Lemahnya Pelayanan Publik

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 8 September 2025 - 04:15 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Piru, Maluku– Birokrasi seharusnya menjadi jantung pemerintahan daerah, penggerak utama pelayanan publik, dan penghubung antara kebijakan dengan kebutuhan masyarakat.

Namun, realitas di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) justru memperlihatkan wajah lain birokrasi yang masih diliputi masalah klasik: politisasi jabatan, rendahnya profesionalisme aparatur, hingga lemahnya akuntabilitas.

Pengamat kebijakan publik, Ismail M. Lussy, menilai praktik politik praktis terlalu dominan dalam tubuh birokrasi SBB.

Menurutnya, banyak posisi strategis diisi oleh individu yang memiliki kedekatan dengan penguasa atau bahkan merupakan bagian dari tim sukses dalam kontestasi politik daerah.

“Proses penempatan pejabat seringkali tidak berdasarkan merit sistem atau kompetensi, melainkan lebih pada loyalitas politik. Akibatnya, ASN yang memiliki kinerja baik tapi tidak dekat dengan lingkaran kekuasaan sering terpinggirkan,” ungkap Ismail.

Baca Juga :  Maulid Nabi Keluarga Besar Sultra Maluku Dihadiri Jantje Wenno dan Taddy Salampessy

Ia juga menyoroti rotasi dan mutasi aparatur sipil negara (ASN) yang kerap sarat kepentingan politik.

Alih-alih memperkuat organisasi perangkat daerah, kebijakan mutasi justru digunakan untuk mengamankan kepentingan tertentu. Kondisi ini, menurutnya, membuat sebagian pejabat lebih sibuk menjaga posisi ketimbang fokus melayani masyarakat.

Dari sisi pelayanan publik, keluhan masyarakat masih terus bermunculan. Proses administrasi kependudukan, perizinan, hingga akses kesehatan dan pendidikan dinilai belum optimal.

“Birokrasi seharusnya melayani, tapi yang terjadi justru sebaliknya, masyarakat kecil yang menjadi korban pelayanan lambat dan berbelit,” tambah Ismail.

Masalah transparansi dan akuntabilitas juga disebut masih jauh dari harapan. Program pembangunan daerah dinilai kerap tidak sejalan dengan kebutuhan masyarakat.

Bahkan, Ismail menegaskan adanya indikasi intervensi dari pihak luar seperti kontraktor atau kelompok tertentu yang memengaruhi arah kebijakan pemerintah.

Dengan kondisi ini, ia menekankan perlunya langkah serius dalam pembenahan birokrasi di SBB.

“Profesionalisme ASN harus dikembalikan pada rel yang benar, yaitu bekerja untuk rakyat, bukan untuk kepentingan politik. Transparansi dalam anggaran dan pelayanan publik wajib diperkuat agar kepercayaan masyarakat dapat pulih,” tegasnya.

Ismail menambahkan, keberanian pimpinan daerah dalam melepaskan birokrasi dari jeratan politik praktis akan menjadi kunci perubahan.

“Birokrasi yang sehat bukan sekadar urusan administrasi, tapi soal keberpihakan pada rakyat. Jika Seram Bagian Barat ingin maju dan sejahtera, pembenahan birokrasi tidak bisa lagi ditunda,” pungkasnya***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KNPI Tanimbar: Kembalikan Blok Masela ke Offshore, Hentikan Polemik Lermatang
Bupati SBT Teken MoU Investasi Sagu di Forum Bisnis Sagu
Babinsa di SBT dan KKT Perkuat Kepedulian Sosial serta Dorong Generasi Muda Jadi Prajurit TNI
Tuntas Pembangunan Jembatan, Masyarakat Minta Pangdam Resmikan
Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 05:48 WIT

KNPI Tanimbar: Kembalikan Blok Masela ke Offshore, Hentikan Polemik Lermatang

Kamis, 5 November 2026 - 04:58 WIT

Bupati SBT Teken MoU Investasi Sagu di Forum Bisnis Sagu

Kamis, 5 November 2026 - 02:58 WIT

Babinsa di SBT dan KKT Perkuat Kepedulian Sosial serta Dorong Generasi Muda Jadi Prajurit TNI

Kamis, 5 November 2026 - 02:48 WIT

Tuntas Pembangunan Jembatan, Masyarakat Minta Pangdam Resmikan

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Berita Terbaru

Trend Maluku

Bupati SBT Teken MoU Investasi Sagu di Forum Bisnis Sagu

Kamis, 5 Nov 2026 - 04:58 WIT

Trend Maluku

Tuntas Pembangunan Jembatan, Masyarakat Minta Pangdam Resmikan

Kamis, 5 Nov 2026 - 02:48 WIT