Ambon, Maluku— Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, kembali memberikan kepercayaan kepada Benhur George Watubun (BGW) untuk menakhodai Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Provinsi Maluku.
Keputusan itu menegaskan posisi Watubun sebagai figur loyal dan berprestasi yang mampu menjaga marwah partai sekaligus memenangkan PDIP di kancah politik daerah.
Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, menyampaikan bahwa keputusan Megawati didasarkan pada evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan dedikasi Watubun selama memimpin.
Ia menilai, PDIP Maluku di bawah kepemimpinan Benhur tetap solid, disiplin, dan konsisten mengusung nilai-nilai perjuangan Bung Karno meski dalam tekanan politik yang tidak ringan.
“Ketua Umum telah melakukan evaluasi menyeluruh, dan keputusan sudah diambil dalam rapat DPP. PDIP Maluku di bawah Benhur Watubun terbukti loyal, tangguh, dan berprestasi,” ujar Hasto kepada wartawan di Bandara Pattimura, Ambon, Minggu (2/11/2025), sebelum membuka Konferensi Daerah (Konferda) DPD PDIP Maluku di Hotel Santika Ambon.
Hasto menegaskan, PDIP tidak hanya mencari kader yang cerdas, tetapi juga yang memiliki kesetiaan dan integritas tinggi terhadap partai serta ideologi Bung Karno.
“Kita belajar dari sejarah. Ada yang pernah mengkhianati perjuangan partai, tapi kader Maluku tetap teguh pada garis perjuangan Ibu Megawati, Bung Karno, dan PDIP,” katanya.
Di bawah kepemimpinan Watubun, PDIP Maluku mampu mempertahankan kepercayaan publik dan kembali menjadi pemenang Pemilu Legislatif 2024.
“Kami berterima kasih kepada rakyat Maluku yang tetap memberikan mandat politik kepada PDIP. Atas dukungan itu, kader PDIP kembali memegang jabatan Ketua DPRD Provinsi Maluku,” tambah Hasto.
Ia juga menekankan pentingnya pembenahan organisasi dan penguatan ideologi sebagai fondasi utama partai.
Menurutnya, PDIP terus menata struktur hingga ke akar rumput untuk memperkuat kesadaran ideologis dan memastikan seluruh kader hadir di tengah rakyat.
“Kami ingin PDIP semakin kokoh, semakin ideologis, dan semakin membumi di hati rakyat,” tegasnya.
Lebih jauh, Hasto menyinggung pula arah geopolitik nasional yang menjadi perhatian khusus Megawati, terutama posisi strategis Maluku dalam visi besar Indonesia sebagai negara maritim yang berdaulat.
“Bung Karno dulu menggagas Maluku sebagai pusat oseanografi nasional. Universitas Pattimura bahkan dirancang menjadi city of intellect dalam membangun peradaban maritim Indonesia. Gagasan besar itu kini akan kita hidupkan kembali,” ungkapnya.
Sebelum keputusan resmi diumumkan, DPP PDIP telah melalui proses seleksi ketat terhadap sejumlah nama kandidat Ketua DPD, antara lain Samson Atapary, Amin Buton, Nengsi Purmiasa, Andre Taborat, dan Benhur George Watubun.
Setelah melalui serangkaian tahapan, termasuk psikotes dan evaluasi organisasi, nama Benhur Watubun kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin PDIP Maluku lima tahun ke depan.
Keputusan itu menjadi penegasan bahwa BGW bukan hanya kader yang loyal, tetapi juga simbol kepercayaan Megawati Soekarnoputri dalam menjaga konsistensi perjuangan partai di wilayah timur Indonesia.
Dengan rekam jejak yang bersih, konsisten, dan berintegritas, Watubun dinilai layak melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan PDIP Maluku menuju masa depan yang lebih kuat dan berdaulat. ***





































































Discussion about this post