Bank Maluku–Malut Catat Laba Rp200 Miliar hingga Oktober, Tumbuh 29 Persen dan Lampaui Aset Rp10 Triliun

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 14 November 2025 - 14:21 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Kinerja Bank Maluku–Maluku Utara (Bank Maluku–Malut) terus menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Hingga akhir Oktober, bank daerah tersebut mencatat laba bersih sebesar Rp200 miliar atau tumbuh sekitar 29 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama Bank Maluku–Malut, Syahrisal Imbar, menyampaikan capaian tersebut usai pelaksanaan RUPS di GIIA Maluku Hotel, Rabu (12/11/2025). Ia menegaskan, pertumbuhan laba ini menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya total aset bank menembus angka Rp10 triliun.

“Laba kita per akhir Oktober sudah mencapai Rp200 miliar, meningkat signifikan 29 persen secara tahunan. Dan untuk pertama kalinya, aset kita menembus Rp10 triliun,” ujarnya.

Syahrisal menyebutkan, kinerja tersebut jauh di atas sebagian bank nasional yang tercatat mengalami penurunan profit lebih dari 10 persen. Bank Maluku–Malut justru bergerak berlawanan arah dengan mempertahankan pertumbuhan dan efisiensi.

Salah satu faktor pendongkrak efisiensi adalah komposisi dana murah (giro dan tabungan) yang mencapai 62 persen. Dengan struktur dana yang sehat, biaya dana (cost of fund) dapat ditekan sehingga bunga kredit tetap kompetitif.

Baca Juga :  Razia Dinsos Kota Ambon Bongkar Fakta Mengejutkan: Lem Aibon Jadi “Sasaran” Uang Anjal

“Kita semakin efisien karena porsi dana murah lebih besar. Ini membuat biaya dana kita lebih rendah, tidak terbebani deposito mahal,” jelasnya. Pada kesempatan itu Syahrisal juga didampingi Komisaris Ichwan.

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Bank Maluku–Malut berencana menurunkan suku bunga kredit sebagai bagian dari program promo akhir tahun.

Dari sisi kesehatan bank, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menempatkan Bank Maluku–Malut pada peringkat komposit 2 sejak 2022, meningkat dari sebelumnya peringkat 3. Syahrisal menekankan bahwa belum ada bank nasional yang mencapai peringkat 1, sehingga posisi Bank Maluku–Malut tergolong sangat baik.

Penguatan Modal Melalui KUB bersama Bank DKI

Terkait pemenuhan modal inti minimum sebesar Rp3 triliun sesuai POJK Nomor 12 Tahun 2020, Bank Maluku–Malut saat ini memiliki modal sekitar Rp1,5 triliun. Kebutuhan tambahan modal dipenuhi melalui skema Kelompok Usaha Bank (KUB) bersama Bank DKI.

Bank DKI telah menyuntikkan modal sebesar 7 persen atau sekitar Rp100 miliar. Melalui KUB ini, Bank Maluku–Malut tidak perlu mengejar angka Rp3 triliun secara mandiri dan mendapat keuntungan berupa alih teknologi, penguatan layanan digital, hingga dukungan likuiditas.

Baca Juga :  Wali Kota Ambon Ikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah Komponen Singapura: Perkuat Wawasan Geopolitik dan Tata Kelola

Efisiensi kinerja juga tercermin dari rasio BOPO yang kini berada pada level 72 persen, lebih baik dari tahun sebelumnya yang mencapai 75 persen dan lebih rendah dibanding rata-rata nasional 80 persen. Sementara itu, return on asset (ROA) naik menjadi 2,89 persen, jauh melampaui rata-rata nasional yang berada di bawah 1,5 persen.

“Angka-angka ini menunjukkan Bank Maluku–Malut semakin efisien dan menguntungkan,” tegas Syahrisal.

Rencana Bangun Gedung Ikonik di Ambon

Manajemen juga tengah mempersiapkan pembangunan gedung baru Bank Maluku–Malut. Jika disetujui pemegang saham, gedung tersebut akan dibangun secara modern dan digadang menjadi salah satu ikon baru di Kota Ambon.

“Kalau disetujui, kita bangun gedung baru yang representatif, modern, bahkan mungkin jadi yang tertinggi di Maluku,” ujarnya.

Syahrisal turut menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Maluku Hendrik dan pemerintah daerah atas dukungan terhadap penguatan bank daerah. Ia menegaskan bahwa soliditas pemegang saham menjadi kunci agar bank daerah dapat bersaing dengan perbankan nasional.

Menurutnya, pengalaman para eksekutif yang berasal dari berbagai bank nasional kini turut memperkuat fondasi Bank Maluku–Malut untuk tumbuh lebih sehat, kompetitif, dan berdaya saing di pasar perbankan.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT