Pemuda Muhammadiyah Maluku Dukung Penertiban Gunung Botak, Tolak Kerja Sama Koperasi dengan Pihak Asing

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:48 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku— Pemuda Muhammadiyah Maluku menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah menertibkan aktivitas pertambangan di Gunung Botak, Kabupaten Buru.

Namun, organisasi kepemudaan tersebut menolak tegas rencana kerja sama koperasi setempat dengan pihak asing dalam pengelolaan tambang emas di kawasan tersebut.

Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Maluku, Samsul Sampulawa SP, menegaskan bahwa penertiban sangat diperlukan guna menjaga keamanan dan ketertiban.

Namun dampaknya, kata dia, tidak boleh membuka ruang masuknya cukong asing, terutama dari Tiongkok, yang dinilai berpotensi mengabaikan aspek sosial dan hukum di Indonesia.

“Kami tetap mendukung penertiban, tetapi menolak keras koperasi bekerja sama dengan cukong asing dari Cina yang bahkan tidak bisa berbahasa Indonesia,” tegas Samsul dalam keterangannya di Namlea, Rabu (3/12/2025).

Menurut Samsul, sikap Pemuda Muhammadiyah jelas dan tegas: pengelolaan sumber daya alam harus berada di tangan anak bangsa, bukan diserahkan kepada pihak luar yang berpotensi menimbulkan eksploitasi dan mengabaikan kesejahteraan masyarakat lokal.

Samsul menambahkan, pihaknya siap mengawal isu ini hingga ke tingkat nasional untuk memastikan kebijakan pemerintah berlangsung sesuai aturan tanpa intervensi kepentingan asing.

“PWPM Maluku akan melawan sampai titik darah penghabisan,” ujarnya, sembari mendesak pemerintah agar bersikap transparan dalam proses penertiban dan pengelolaan tambang.

Ia memastikan Muhammadiyah Maluku akan berkoordinasi dengan DPP Muhammadiyah pusat untuk menyampaikan laporan resmi kepada Kapolri, kementerian terkait, hingga Presiden, sebagai bentuk pengawasan terhadap proses penanganan tambang Gunung Botak.

Baca Juga :  Puluhan Rumah di Kamarian Terendam Banjir, Tidak Ada Korban Jiwa

Gunung Botak selama beberapa tahun terakhir menjadi pusat perhatian akibat maraknya penambangan ilegal, konflik kepentingan, dan dugaan keterlibatan pihak asing dalam pengelolaan tambang emas.

Pemuda Muhammadiyah berharap pemerintah pusat dan daerah mengambil langkah tegas untuk memastikan penambangan berlangsung sesuai ketentuan hukum dan mengedepankan kesejahteraan masyarakat Buru.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru