Pemuda Muhamadiyah Maluku: Menjaga Gunung Botak dari Intervensi Asing dan Kepentingan Sesaat

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:59 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku — Pemuda Muhammadiyah Maluku menegaskan sikap keras terkait polemik pengelolaan tambang emas di Gunung Botak, Kabupaten Buru.

Organisasi kepemudaan itu mendukung langkah pemerintah menertibkan aktivitas pertambangan ilegal, namun mengingatkan bahwa proses penataan tidak boleh membuka pintu bagi keterlibatan pihak asing dalam pengelolaan sumber daya alam.

Sekretaris PWPM Maluku, Samsul Sampulawa, Rabu (03/12) menyatakan, keamanan, ketertiban, dan kepastian hukum adalah dasar penting dalam tata kelola tambang.

Menurutnya, keberlanjutan hanya dapat dicapai jika negara memberi ruang kendali sepenuhnya kepada masyarakat dan institusi dalam negeri, bukan kepada pihak luar yang tidak memahami kultur, hukum, dan kepentingan sosial masyarakat Buru.

Samsul menyebut rencana kerja sama koperasi lokal dengan investor asing menjadi sinyal yang patut diwaspadai.

Baca Juga :  Hanura Minta Klarifikasi Resmi Soal Anggota DPRD Malteng yang Jabat Direktur Perusahaan Mitra Pemda

“Penertiban tidak boleh berubah menjadi mekanisme pengalihan kuasa ekonomi kepada pihak luar yang berpotensi merugikan masyarakat. Sejarah pengelolaan Gunung Botak menunjukkan bagaimana lemahnya pengawasan dapat membuka peluang eksploitasi dan menimbulkan persoalan sosial serta lingkungan,”

Nada tegas  dia katakan, pihaknya melawan sampai titik darah penghabisan” yang diucapkan Pemuda Muhammadiyah disebut bukan seruan permusuhan, melainkan komitmen untuk memastikan kedaulatan sumber daya alam tetap berada di tangan rakyat dan bangsa sendiri.

“PWPM menyatakan siap mengawal segala proses kebijakan pemerintah, dari tahap penertiban hingga format pengelolaan dan pengawasan pasca-penataan,” tegas dia.

Pihaknya juga menekankan pentingnya transparansi pemerintah dalam seluruh proses.

Dikatakan, publik dinilai berhak mengetahui siapa pihak yang terlibat dalam rencana pengelolaan, bagaimana skema kerja sama akan dijalankan, serta sejauh mana jaminan kesejahteraan masyarakat menjadi prioritas utama.

PWPM Maluku kata dia tengah menyiapkan langkah pelaporan berjenjang kepada Kapolri, kementerian terkait, hingga Presiden Republik Indonesia jika intervensi asing dalam pengelolaan tambang terus dipaksakan.

Sikap tersebut diambil karena masalah Gunung Botak dipandang bukan hanya isu lokal, melainkan peringatan nasional mengenai pentingnya menjaga kedaulatan sumber daya alam.

Menurut Samsul, Gunung Botak adalah simbol pertarungan antara kepentingan ekonomi jangka pendek dan masa depan masyarakat. Karena itu, mereka menilai pemerintah harus hadir dengan ketegasan, keberpihakan, dan kejujuran dalam memastikan pengelolaan tambang berlangsung adil, akuntabel, serta berpihak pada rakyat.

Samsul menutup keterangannya penegasan,  kekayaan alam adalah amanah negara, dan amanah itu hanya dapat dijaga oleh mereka yang mencintai negeri ini tanpa syarat.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT