Pantauan Media Sosial, Warga Amalatu Pertanyakan Bantuan Gempa; BPBD SBB Pastikan Bantuan Logistik Sudah Disalurkan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 8 Desember 2025 - 05:49 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku — Percakapan publik di media sosial memanas setelah sebuah unggahan Facebook memprotes dan mempertanyakan transparansi penanganan bantuan gempa bagi masyarakat Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Akun tersebut menyuarakan tuntutan agar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memberikan kejelasan mengenai bantuan gempa dalam waktu 1×24 jam.

Dalam unggahan itu, pemilik akun menyatakan bahwa pemuda Amalatu akan “mencari sampai ke lubang tikus sekalipun” jika permintaan kejelasan tidak ditanggapi.

Unggahan tersebut juga menyinggung kekhawatiran masyarakat agar kejadian masa lalu terkait dugaan penyalahgunaan anggaran gempa tidak terulang kembali, seraya mengajak publik untuk mengawal persoalan ini dengan tagar #KawalKetat. Viralnya unggahan tersebut memunculkan atensi publik terhadap proses penanganan bantuan gempa.

Menyikapi isu yang berkembang, Pemerintah Daerah melalui Kepala BPBD SBB, M. Nasir Suruali, memberikan klarifikasi saat dikonfirmasi redaksi pada Senin (08/12/2025).

Suruali menegaskan bahwa bantuan gempa untuk Kecamatan Amalatu tidak dalam bentuk dana tunai dan tidak masuk dalam DPA APBD. Menurutnya, seluruh penanganan darurat diperoleh dari BNPB pusat berupa logistik.

“Terkait dana gempa Kecamatan Amalatu, tidak ada dalam DPA APBD. Bencana gempa datangnya tiba-tiba. Selama ini kami meminta bantuan BNPB pusat Jakarta, yang diberikan bukan berupa uang atau dana, tetapi berupa barang seperti terpal, tenda, family kit, makanan siap saji, dan semua sudah didistribusikan saat bencana gempa kemarin,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa proses penanganan kerusakan bangunan rumah tidak berada di bawah BPBD, melainkan kewenangan Dinas Perumahan.

Baca Juga :  Diguyur Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpah Rumah di Ambon

“Penanganan kerusakan rumah diambil alih Dinas Perumahan karena itu tupoksi mereka. BPBD hanya menyatakan darurat bencana melalui SK Bupati. Semua hasil pendataan kerusakan rumah oleh Dinas Perumahan didampingi BPBD sudah dilaporkan kepada Sekda,” tambahnya.

Sejauh ini, Pemerintah Daerah berharap masyarakat tetap mengakses informasi resmi agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait alur penanganan bantuan bencana.

Pemda juga memastikan siap memberikan informasi tambahan agar proses pemulihan paska bencana berlangsung kondusif tanpa gejolak di ruang publik digital maupun sosial.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru