DPRD Maluku Soroti Dampak Perubahan Trayek R73 dan R86 bagi Warga MBD

- Jurnalis

Selasa, 20 Januari 2026 - 06:46 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku,-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku menyoroti keras perubahan sejumlah trayek transportasi laut yang dinilai merugikan dan mengorbankan kepentingan masyarakat, khususnya pada trayek R73 dan R86 di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

Hasil peninjauan terbaru menunjukkan adanya perubahan signifikan pada dua trayek vital tersebut. Trayek R86 dilaporkan mengalami perubahan total, sementara trayek R73 justru mengalami penghilangan sejumlah rute dan perubahan titik singgah yang selama ini menjadi tumpuan mobilitas masyarakat.

Menindaklanjuti persoalan itu, Ketua Komisi III DPRD Maluku, Alhidayat Wajo, menegaskan perlunya langkah cepat dan terkoordinasi antara DPRD MBD dan Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya, khususnya melalui Dinas Perhubungan setempat.

Hal itu disampaikan Wajo saat rapat bersama Komisi III DPRD Maluku dan Komisi III DPRD MBD dengan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, Kepala PT PELNI (Persero) Cabang Ambon, serta Kepala Kantor KOSP Kelas I Ambon, Selasa (20/01/2026).

Menurut Wajo, koordinasi tersebut penting agar DPRD MBD segera mengirimkan surat resmi kepada Dinas Perhubungan Provinsi Maluku sebagai dasar kuat pengusulan revisi trayek ke pemerintah pusat.

“Kami akan meminta Gubernur Maluku agar secara resmi mengusulkan pengembalian trayek R73 dan R86 sesuai pola trayek tahun 2025. Ada rute yang hilang dan perubahan titik singgah yang jelas-jelas tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tegas Wajo.

Baca Juga :  Perkuat Kesadaran Digital, Kominfo Ambon Gandeng FISIP Unpatti Sosialisasi ke Jemaat

Ia menekankan bahwa permintaan pengembalian trayek tersebut bukan kepentingan politik atau administratif, melainkan murni aspirasi masyarakat Maluku Barat Daya yang selama ini sangat bergantung pada transportasi laut untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, layanan kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya.

Lebih lanjut, Wajo menyampaikan bahwa dalam pekan ini DPRD Maluku juga akan membawa langsung persoalan tersebut ke Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, sebagai bentuk tekanan politik dan moral agar pemerintah pusat tidak mengabaikan wilayah kepulauan terluar.

“Ini langkah awal agar pemerintah pusat benar-benar mengetahui dampak kebijakan ini. Kami minta agar trayek tersebut direvisi, karena perubahan yang ada sama sekali tidak sejalan dengan aspirasi dan kebutuhan riil masyarakat Maluku Barat Daya,” tegasnya menutup.*

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan
SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi
Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu
Pelayanan Feri Kacau, Tuhepaly Sentil Gubernur: Tak Mampu Kerja, Jangan Kerja!
54 Atlet Panjat Tebing Ambon Bakal Bersaing Rebut Tiket POPMAL 2027
Yayasan Manumata Rumah Cinta Gandeng RSUD Kota Ambon Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis bagi 150 Warga Lateri

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:02 WIT

PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:32 WIT

SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:44 WIT

Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu

Berita Terbaru