Lembaga Nanaku Maluku Sosialisasikan Hukum Adat di Tiga Negeri Seram Utara

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 20 Januari 2026 - 07:05 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Lembaga Nanaku Maluku menggelar kegiatan sosialisasi hukum adat di Dusun Sehari, Negeri Maneo, Kabupaten Maluku Tengah. Kegiatan ini melibatkan tiga negeri adat di wilayah Seram Utara, yakni Negeri Maneo, Negeri Akiternate, dan Negeri Kobi.

Sosialisasi tersebut bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat adat terhadap hukum adat sebagai instrumen penyelesaian persoalan sosial, agraria, dan tata kehidupan masyarakat lokal.

Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat setempat.

Pembukaan acara ditandai dengan pertunjukan tarian adat yang dibawakan oleh masyarakat Negeri Maneo. Raja Negeri Maneo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menilai sosialisasi hukum adat sangat dibutuhkan mengingat berbagai persoalan masyarakat adat yang membutuhkan penyelesaian berbasis kearifan lokal.

“Kami sudah lama merindukan kegiatan seperti ini, karena banyak persoalan masyarakat adat di wilayah kami yang memerlukan solusi yang tepat dan berkeadilan,” ujar Raja Negeri Maneo.

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Dr. Jemmy Pither sebagai pakar hukum, Arman Kalean Lessy selaku Ketua KNPI Provinsi Maluku, serta Usman Rumainbugis selaku Ketua Lembaga Nanaku Maluku.

Para narasumber memaparkan pentingnya penguatan hukum adat dalam menjaga hak-hak masyarakat adat di tengah dinamika pembangunan dan konflik kepentingan.

Ketua Lembaga Nanaku Maluku, Usman Rumain Bugis, menyatakan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas masyarakat adat agar tidak terus-menerus menjadi pihak yang dirugikan dalam berbagai sengketa.

Baca Juga :  SBT Guncang MTQ Maluku! Borong Empat Gelar Juara I, Kafilah Ita Wotu Nusa Tembus Empat Besar Provinsi

“Belakangan ini, masyarakat adat kerap menjadi objek konflik, baik dalam persoalan agraria maupun sosial politik. Kondisi ini tentu berdampak pada keberlangsungan kearifan lokal yang selama ini menjadi identitas dan kekuatan masyarakat Maluku,” ujarnya.

Bugis berharap masyarakat adat di Seram Utara semakin memahami posisi dan peran hukum adat sebagai landasan dalam menjaga hak, martabat, serta keberlanjutan kehidupan adat di Maluku.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT