Jakarta,- Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku, Ibu Maya Baby Lewerissa, bersama jajaran pengurus TP PKK Provinsi Maluku melaksanakan audiensi dengan Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Romo H. R. Muhammad Syafi’i, di Ruang Kerja Wakil Menteri Agama, siang tadi. Jumat (27/02/2026).
Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi antara TP PKK Provinsi Maluku dan Kementerian Agama RI dalam mendukung program ketahanan keluarga berbasis nilai keagamaan serta penguatan moderasi beragama di Provinsi Maluku.
Wakil Menteri Agama didampingi oleh istri beliau, Hj. Maya Suhasni Siregar, selaku Wakil Penasehat Dharma Wanita Kementerian Agama RI sekaligus Ketua Umum FAMIUmi (Forum Alumni Muslima Indonesia).
Dalam kesempatan itu, Ibu Maya Baby Lewerissa memaparkan sejumlah program strategis TP PKK Provinsi Maluku, antara lain pelaksanaan Workshop Moderasi Beragama Berbasis Keluarga di 11 kabupaten/kota, Pelatihan Keluarga Sakinah dan Parenting Religius, penguatan penyuluh agama perempuan di tingkat desa, serta bantuan sarana keagamaan bagi keluarga pra-sejahtera.
Ia menegaskan bahwa Maluku sebagai daerah majemuk dengan sejarah panjang dalam menjaga perdamaian membutuhkan penguatan nilai keagamaan yang dimulai dari lingkup keluarga.
“Moderasi beragama harus dimulai dari rumah. PKK Maluku siap menjadi mitra strategis Kementerian Agama dalam menjaga harmoni sosial serta memperkuat ketahanan keluarga di Maluku,” ujarnya.
Wakil Menteri Agama, Romo H. R Muhammad Syafi’i, menyampaikan apresiasi atas inisiatif TP PKK Provinsi Maluku dan menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat karakter bangsa melalui keluarga.
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif, dengan komitmen untuk menindaklanjuti program melalui koordinasi bersama Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku dan unit teknis terkait.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kerja sama kedua pihak guna mendukung stabilitas sosial, kerukunan umat beragama, serta pembangunan keluarga religius dan harmonis di Maluku.**





































































Discussion about this post