Dua Tahun APBD SBB Disorot, Ismail Lussy Sebut Visi Agro Marine Bupati Asri Arman Hanya Slogan

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:03 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

SBB, Maluku – Implementasi visi pembangunan Agro Marine yang digaungkan Bupati Seram Bagian Barat, Asri Arman, kembali menjadi sorotan. Pemerhati kebijakan publik, Ismail M. Lussy, menilai dalam dua tahun pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), visi tersebut belum terlihat nyata dalam kebijakan dan alokasi program pemerintah daerah.

Menurut Ismail, visi pembangunan daerah seharusnya menjadi kompas utama dalam menentukan arah kebijakan dan pengelolaan anggaran pemerintah. Namun dalam praktiknya, tidak jarang visi yang telah dirumuskan secara formal dalam dokumen perencanaan justru tidak tercermin secara nyata dalam kebijakan anggaran.

Hal ini, kata dia, terlihat dalam implementasi visi Agro Marine yang diusung Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat.

Padahal, konsep Agro Marine telah menjadi bagian penting dari arah pembangunan daerah dan kembali ditegaskan dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Seram Bagian Barat 2025–2029.

Konsep tersebut pada dasarnya menempatkan sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan kelautan sebagai fondasi utama pembangunan ekonomi daerah. Dengan potensi sumber daya alam yang besar, pendekatan Agro Marine diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

Baca Juga :  Sinergi Terjaga: Swiss-Belhotel Ambon & Zest Hotel Ambon Hadiri Pisah Sambut General Manager PLN UIW Maluku-Malut

Namun demikian, dalam dua tahun terakhir pengelolaan APBD, implementasi visi tersebut dinilai belum terlihat secara signifikan. Ismail menyebut, alokasi program dan kegiatan yang secara langsung mendukung penguatan sektor agro dan marine masih sangat terbatas, baik dari sisi besaran anggaran maupun dari sisi kebijakan strategis yang menyentuh persoalan mendasar sektor produksi masyarakat.

“Jika visi Agro Marine benar-benar dijadikan prioritas pembangunan, maka seharusnya terlihat dalam berbagai kebijakan konkret pemerintah daerah,” ujar Ismail.

Ia mencontohkan sejumlah langkah strategis yang seharusnya menjadi prioritas, seperti penguatan infrastruktur pertanian dan perikanan, penyediaan sarana produksi bagi petani dan nelayan, pengembangan kawasan sentra produksi, hingga dukungan terhadap hilirisasi hasil pertanian dan perikanan.

Selain itu, penguatan kapasitas kelembagaan ekonomi masyarakat seperti koperasi, kelompok tani, dan kelompok nelayan juga dinilai menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi Agro Marine secara nyata.

Ismail menilai, ketiadaan langkah strategis yang kuat berpotensi membuat visi tersebut hanya menjadi slogan pembangunan tanpa dampak nyata bagi masyarakat.

Kondisi ini menjadi ironi, mengingat Kabupaten Seram Bagian Barat memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar di sektor pertanian dan kelautan yang seharusnya dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

Karena itu, ia mendorong Bupati Asri Arman agar menunjukkan komitmen yang lebih kuat dalam menyelaraskan visi pembangunan dengan kebijakan anggaran daerah.

“Dokumen RPJMD tidak seharusnya berhenti sebagai dokumen perencanaan semata, tetapi harus menjadi rujukan utama dalam penyusunan program dan pengalokasian APBD setiap tahunnya,” tegasnya.

Menurut Ismail, visi Agro Marine hanya akan bermakna jika diwujudkan dalam kebijakan yang konkret, terukur, dan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Tanpa itu, sebesar apa pun visi pembangunan yang disampaikan, berisiko kehilangan relevansinya dan gagal menjawab harapan masyarakat Seram Bagian Barat yang menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian dan kelautan,” pungkasnya. (**)

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT