Piru, Maluku — Bupati Asri Arman memimpin langsung upaya penyelesaian konflik antara Desa Iha dan Desa Luhu melalui pertemuan bersama unsur TNI-Polri dan pemangku kepentingan lainnya di ruang rapat lantai II Kantor Bupati, Desa Morekau, Kecamatan Seram Barat, Senin (30/3/2026).
Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dalam memperkuat rekonsiliasi sekaligus meredam berbagai provokasi yang masih terjadi di lapangan.
Hadir dalam pertemuan itu sejumlah pejabat daerah dan aparat keamanan, di antaranya Dandim 1513/SBB Jaka Putra Dinda, Kapolres SBB Andi Zulkifly, Kepala Kejaksaan Negeri SBB Anto Widi Nugroho, Wakil Bupati Selfianus Kainama, serta Sekda Leverne Alvin Tuasuun. Turut hadir pula pimpinan OPD, aparat keamanan, serta tokoh agama dan masyarakat dari kedua desa.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolres AKBP Andi Zulkifly menjelaskan bahwa konflik bermula dari aksi perorangan berupa penganiayaan pada 4 Februari 2026, yang kemudian berkembang menjadi aksi balasan hingga memicu bentrokan lebih luas.
“Peristiwa awal berkembang menjadi reaksi berantai, termasuk pembakaran pangkalan ojek di sekitar Gunung Tembaga yang kemudian memicu aksi saling balas,” ujarnya.
Akibat eskalasi konflik tersebut, sejumlah kendaraan bermotor dilaporkan terbakar.
Aparat gabungan TNI, Polri, dan Brimob bersama pemerintah daerah telah melakukan berbagai langkah pengamanan serta mediasi, termasuk pertemuan-pertemuan parsial yang menghasilkan kesepakatan di tingkat desa.
Meski demikian, situasi sempat kembali terganggu akibat munculnya provokasi yang belum diketahui sumbernya.
Kapolres menyebut masih adanya bunyi-bunyian seperti ledakan atau tembakan yang meresahkan masyarakat, serta beberapa insiden penganiayaan ringan yang masih dalam proses penyelidikan.
Selain itu, insiden terbakarnya dapur salah satu sekolah di perbatasan Desa Iha dan Luhu juga masih didalami untuk memastikan penyebabnya.
Hingga kini, aparat TNI, Polri, dan Brimob masih disiagakan di kedua wilayah guna menjaga stabilitas keamanan.
Pemerintah daerah bersama aparat keamanan juga terus mengimbau masyarakat agar menahan diri dan tidak mudah terprovokasi.
Melalui pertemuan ini, Bupati Asri Arman menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong penyelesaian konflik secara menyeluruh, memperkuat rekonsiliasi antarwarga, serta mengembalikan situasi keamanan di wilayah Iha dan Luhu agar kembali normal dan kondusif.***





































































Discussion about this post