Duduk Perkara UP3 KKT: Tiga Saksi Jalani BAP di Kejati Maluku

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 14:48 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

πŸ™ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Gambar Ilustrasi

Gambar Ilustrasi

AMBON, MALUKU – Penyidikan kasus dugaan korupsi terkait pembayaran proyek tanpa dokumen tender dan melanggar peraturan perundang-undangan yang melibatkan Bos PT. Lintas Yamdena, Agustinus Thiodorus, terus berlanjut.

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku melalui Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) kembali memanggil tiga orang saksi baru untuk dimintai keterangan.

Ketiga saksi yang diperiksa adalah Feri Malirmasele (pegawai Dinas PUPR KKT), Agus Temmar (tenaga P3K PUPR KKT), serta Emang Ongirwalu (Sekretaris Inspektorat). Pemeriksaan dilakukan pada hari Senin (6/4/2026).

Masing-masing memiliki peran signifikan dalam perkara yang mengakibatkan kerugian negara dari proyek pembangunan di Negeri Duan Lolat.

Feri Malirmasele dan Agus Temmar tercatat dalam dokumen Harga Perhitungan Sendiri (HPS) yang mengubah nilai proyek pengerjaan cutting fill Bandara Mathilda Batlayeri dari Rp700 juta menjadi Rp9,1 miliar. Mereka juga terlibat dalam hitungan proyek penimbunan Pasar Omele senilai Rp72 miliar.

Sementara itu, Emang Ongirwalu diduga berperan melakukan evaluasi terbatas dari sisi inspektorat, sehingga uang negara dapat dikucurkan dari kas daerah untuk membayar Agustinus Thiodorus (AT).

Baca Juga :  Dari Kelas Siwalima ke Texas: Kisah Inspiratif Siswa Maluku di Amerika Serikat

Emang juga diketahui berada dalam lingkaran dekat bos AT, karena kerap terlihat mengikuti kegiatan jalan santai bersama grup Jogers (Joging Sejahtera) yang dipimpin oleh AT.

Selain ketiga saksi tersebut, Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Maluku, Ardi, menyatakan bahwa penyidik juga memeriksa satu orang saksi lainnya berinisial MDM, seorang nasabah dalam perkara yang berkaitan dengan BRI Unit Batu Merah.

“Pemeriksaan juga dilakukan terhadap saksi atas nama FIRT dari unsur ASN Pemda Kepulauan Aru, serta THK yang merupakan pegawai P3K, dalam perkara mantan Kajari Aru yang saat ini sudah masuk tahap penyidikan,” jelas Ardi.

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru