Ambon, Maluku – Antusiasme warga Kota Ambon dalam mendukung Tim Nasional Belanda di ajang Piala Dunia 2026 kembali menarik perhatian internasional.
Media terkemuka Belanda, de Volkskrant, secara khusus menyoroti euforia masyarakat Ambon saat menyaksikan kemenangan telak Belanda 5-1 atas Swedia dalam acara nonton bareng (nobar) yang digelar di Lapangan Merdeka Ambon.
Dalam artikel berjudul “Fel meelevend Ambon op zijn kop na zege Oranje op Zweden” atau “Ambon larut dalam euforia besar setelah kemenangan Oranje atas Swedia”, de Volkskrant menggambarkan bagaimana ribuan warga Ambon memadati lokasi nobar dan menciptakan suasana yang tidak kalah meriah dengan perayaan sepak bola di Belanda.
Masyarakat yang didominasi atribut berwarna oranye tampak memenuhi kawasan Lapangan Merdeka sejak sebelum pertandingan dimulai. Dukungan kepada tim berjuluk Oranje itu terus bergema sepanjang laga berlangsung.
Kehadiran Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, semakin menambah semarak suasana.
Dalam kesempatan tersebut, Gerritsen menyampaikan apresiasinya terhadap kedekatan emosional masyarakat Ambon dengan Belanda.
“Belanda dan Ambon memiliki hubungan yang erat sejak lama,” tulis de Volkskrant mengutip pernyataan Dubes Belanda saat menghadiri kegiatan tersebut.
Menurut laporan media tersebut, setiap gol yang dicetak Belanda langsung disambut ledakan kegembiraan dari para pendukung.
Sorak-sorai menggema di seluruh kawasan Lapangan Merdeka, bendera-bendera oranye berkibar di udara, sementara kembang api menerangi langit malam Kota Ambon.
Pantauan di lokasi menunjukkan suasana nobar berlangsung tertib dan penuh semangat. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, pemuda hingga orang tua, larut dalam atmosfer pertandingan yang sarat nuansa persaudaraan dan kebersamaan.
Kemenangan besar Belanda atas Swedia tidak hanya menjadi kabar gembira bagi para pendukung Oranje, tetapi juga menegaskan posisi Ambon sebagai salah satu basis pendukung Belanda paling fanatik di luar Eropa.
Fenomena tersebut telah berlangsung selama puluhan tahun dan menjadi bagian dari dinamika sosial serta sejarah hubungan masyarakat Maluku dengan Belanda.
Sorotan de Volkskrant terhadap Ambon itu bahwa gairah sepak bola masyarakat Maluku memiliki daya tarik tersendiri di mata dunia.
Di tengah perhelatan Piala Dunia 2026, Kota Ambon kembali menjadi perhatian internasional karena lautan oranye yang memenuhi pusat kota dan dukungan luar biasa yang diberikan kepada Tim Nasional Belanda.***







































































Discussion about this post