Ambon, Maluku– Kafilah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menorehkan prestasi membanggakan pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Maluku dengan berhasil menembus peringkat empat besar dan meraih Juara Umum IV di antara seluruh kabupaten/kota se-Maluku.
Prestasi tersebut disambut meriah saat rombongan kafilah tiba kembali di Bula, Rabu (1/7/2026). Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan para peserta yang sukses mengharumkan nama daerah dalam ajang keagamaan terbesar di Provinsi Maluku itu.
Penyambutan dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Seram Bagian Timur, Ahmad Quadri Amahoru, yang membacakan sambutan tertulis Bupati SBT, Fachri Husni Alkatiri.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa bangga dan penghargaan kepada seluruh peserta, pelatih, official, serta pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) yang telah bekerja keras membawa nama baik daerah di tingkat provinsi.
“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Seram Bagian Timur, saya menyampaikan selamat datang kembali kepada seluruh kafilah MTQ. Terima kasih atas dedikasi, pengorbanan, dan semangat juang yang telah ditunjukkan selama mengikuti MTQ ke-XXXI Tingkat Provinsi Maluku. Prestasi yang diraih merupakan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Seram Bagian Timur,” kata Bupati dalam sambutan yang dibacakan Sekda.
Menurut Bupati, capaian Juara Umum IV menjadi bukti nyata bahwa kualitas pembinaan generasi Qur’ani di Kabupaten Seram Bagian Timur terus mengalami peningkatan. Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa putra-putri daerah mampu bersaing dengan peserta dari kabupaten dan kota lainnya di Maluku.
Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang diraih, Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur memastikan akan memberikan bonus kepada para peserta yang berhasil meraih juara dalam MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku.
Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat pembinaan generasi Qur’ani melalui program-program keagamaan yang berkelanjutan sehingga prestasi yang telah diraih dapat terus ditingkatkan pada ajang-ajang berikutnya.
Sementara itu, Ketua LPTQ Kabupaten Seram Bagian Timur, H. Fuad Laeli Ibrahim, mengungkapkan bahwa capaian Juara Umum IV menjadi prestasi yang sangat membanggakan karena SBT belum mengikuti seluruh cabang yang diperlombakan.
Dari total 48 cabang MTQ yang dipertandingkan, Kabupaten Seram Bagian Timur hanya mengirim peserta pada 33 cabang, namun mampu bersaing dan menembus posisi empat besar tingkat provinsi.
“Alhamdulillah, dengan hanya mengikuti 33 cabang, SBT mampu meraih Juara Umum IV. Ini menunjukkan bahwa potensi anak-anak daerah kita sangat besar apabila dibina secara maksimal dan berkelanjutan,” ujar Fuad.
Menurutnya, peningkatan prestasi pada masa mendatang membutuhkan pola pembinaan yang lebih intensif, termasuk mengirim peserta potensial untuk mengikuti pelatihan dan pembinaan di luar daerah seperti Jawa, Makassar maupun Ambon guna meningkatkan kualitas dan pengalaman bertanding.
Selain itu, peningkatan kapasitas guru-guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) juga dinilai menjadi faktor penting dalam mencetak qari, qariah, hafiz dan hafizah yang mampu bersaing pada level yang lebih tinggi.
Keberhasilan SBT menembus empat besar MTQ Provinsi Maluku ditopang oleh raihan empat gelar Juara I yang diraih Muhammad Ali Fauzi Rumaloak pada cabang Tilawah Remaja Putra, Nasyila Nirawaty Saad Minggu pada Tilawah Remaja Putri, Siti Aminah Hatala pada Tilawah Dewasa Putri, serta Muhammad Nizhar pada cabang Hafalan 10 Juz Putra.
Selain itu, kafilah SBT juga meraih sejumlah prestasi lainnya berupa tiga Juara II, enam Juara III, lima Harapan I, dua Harapan II dan satu Harapan III.
Capaian tersebut menjadi sinyal kuat bangkitnya kekuatan generasi Qur’ani Kabupaten Seram Bagian Timur di tingkat Provinsi Maluku. Dengan dukungan pemerintah daerah, LPTQ, lembaga pendidikan Al-Qur’an serta masyarakat, SBT optimistis mampu meningkatkan prestasi dan bersaing lebih kompetitif pada MTQ tingkat nasional di masa mendatang. ()*







































































Discussion about this post