Ambon, Maluku– Bulan Bung Karno menjadi momentum bagi generasi muda Maluku untuk menunjukkan kreativitas dan kapasitas mereka di bidang digital. Melalui Workshop dan Awarding Lomba Content Creator yang diselenggarakan EKRAFDIG DPD PDI Perjuangan Maluku, sebanyak 103 peserta mengikuti pelatihan, sementara 23 karya bersaing dalam kompetisi bertema “10 Pemikiran Besar Bung Karno”.
Kegiatan yang berlangsung di Ambon, Selasa (7/7/2026), ini menjadi ruang pengembangan bagi para kreator muda untuk memperkuat kemampuan memproduksi konten digital yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mengandung pesan kebangsaan dan nilai-nilai perjuangan Bung Karno.
Workshop menghadirkan tiga narasumber yang berpengalaman di bidang media digital dan industri kreatif, yakni Jhon Laratmase, Eko Saputra Poceratu, dan Haickal Reniwurwarin. Para peserta mendapatkan materi mengenai strategi membangun konten kreatif, teknik penulisan naskah (script content), storytelling, hingga pengembangan personal branding di berbagai platform media sosial.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta. Selain menerima materi, mereka juga berdiskusi mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi kreator konten di era digital yang semakin kompetitif.
Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku, Benhur George Watubun, menegaskan bahwa media sosial saat ini menjadi sarana yang efektif untuk menjaga dan menyebarluaskan gagasan-gagasan besar Bung Karno kepada generasi muda.
“Media sosial adalah tools paling ampuh untuk menyebarkan pemikiran-pemikiran besar Bung Karno agar tetap hidup pada generasi Indonesia kini dan masa mendatang,” kata Watubun.
Menurutnya, pemikiran Bung Karno perlu disampaikan dengan pendekatan yang relevan dengan perkembangan zaman. Melalui kreativitas anak muda, pesan-pesan kebangsaan dapat dikemas menjadi konten digital yang lebih mudah diterima dan mampu menjangkau masyarakat secara luas.
Selain workshop, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Awarding Lomba Content Creator Bulan Bung Karno sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta yang berhasil menerjemahkan nilai-nilai perjuangan Bung Karno ke dalam karya digital yang kreatif, inspiratif, dan edukatif.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Adel Kelean berhasil meraih Juara I, disusul Setya Kholipah sebagai Juara II dan Muhammad Farits Nakul sebagai Juara III. Sementara penghargaan Juara Favorit diraih oleh ABD Arman Kiat.
Melalui kegiatan ini, EKRAFDIG DPD PDI Perjuangan Maluku berharap dapat mendorong lahirnya lebih banyak kreator konten lokal yang mampu menghasilkan karya berkualitas sekaligus menjadi agen penyebar nilai-nilai nasionalisme, persatuan, dan cinta tanah air.
Partisipasi 103 peserta workshop serta 23 karya yang mengikuti kompetisi menjadi indikator meningkatnya minat generasi muda Maluku terhadap industri kreatif digital.
Dengan pembinaan yang berkelanjutan, talenta-talenta muda tersebut diharapkan mampu bersaing di tingkat nasional tanpa meninggalkan identitas daerah maupun semangat kebangsaan yang diwariskan Bung Karno.***






































































Discussion about this post