SAUMLAKI, Trending-Maluku.com, – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kepulauan Tanimbar menyatakan sikap tegas terkait agenda groundbreaking (peletakan batu pertama) proyek strategis yang akan berlangsung di Desa Lermatan.
Dalam pernyataan sikapnya yang diterima media ini buat seluler, Minggu (12/7), Alex menyatakan bahwa jika unsur kepemudaan terbukti diabaikan dan tidak dilibatkan dalam acara tersebut, KNPI memastikan akan menggelar aksi Dukungan Terhadap Groudbreaking berupa Doa Gaib disertai ritual bakar ban di depan Kantor Bupati Kepulauan Tanimbar pada Saat Groudbreaking Berlangsung di desa Lermatan.
Ketua KNPI menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk respons atas sikap Pemerintah Daerah Kepulauan Tanimbar yang dinilai mengabaikan semangat kepemudaan. Sebagai bentuk keseriusan, pihak KNPI menjadwalkan akan melayangkan surat resmi ke pihak terkait pada Senin (13/7).
Dukungan 100 Persen dengan Gaya Aktivis
Meski merencanakan aksi di depan kantor bupati, Ketua KNPI meluruskan bahwa gerakan ini bukan bertujuan untuk menolak pembangunan. Sebaliknya, KNPI menyatakan mendukung penuh agenda groundbreaking tersebut, namun dengan cara khas aktivis.
“Pada prinsipnya kita mendukung groundbreaking 100 persen. Namun, berhubung setelah kami mencari informasi hampir dipastikan organisasi kepemudaan tidak terlibat di Lermatan, maka sebagai wujud dukungan, kita lakukan perayaan dari depan Kantor Bupati saja,” ujar Ketua KNPI.
Ia menambahkan, suasana kemeriahan yang terjadi di Lermatan akan diimbangi dengan aksi di pusat pemerintahan. Bakar ban yang direncanakan bukan sekadar protes, melainkan disimbolkan sebagai kobaran semangat dukungan pemuda, sekaligus dirangkaikan dengan doa gaib.
Mengkritik Wajah Pemda di Hadapan Menteri
Selain sebagai bentuk ekspresi dukungan yang tersisih, aksi ritual dan doa gaib ini juga dimaksudkan sebagai kritik terbuka yang menohok bagi jalannya roda pemerintahan daerah.
Melalui momentum ini, KNPI ingin memperlihatkan realitas hubungan antara Pemda dan elemen pemuda kepada pejabat pusat yang hadir.
“Kita laksanakan doa gaib bagi Pemda Tanimbar dari halaman Kantor Bupati. Biar Bapak Menteri tahu bahwa sesungguhnya wajah Pemda ini seperti apa dalam merangkul komponen kepemudaannya,” tegasnya menutup pernyataan.






































































Discussion about this post