Dialog Lintas Agama, Wawali Ambon Tekankan Persaudaraan dan Moderasi Beragama

- Jurnalis

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:29 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku,- Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, mengajak seluruh tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kota Ambon untuk memperkuat komitmen menjaga persaudaraan, membangun sinergi, serta meningkatkan kemampuan deteksi dini terhadap potensi konflik demi menjaga kedamaian dan keharmonisan kota.

Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Dialog Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Lintas Agama Kota Ambon bertema “Meneguhkan Komitmen Nilai-nilai Persaudaraan Par Ambon Pung Bae” di Golden Place Hotel, Selasa (07/07/2026).

Dalam sambutannya, Ely Toisutta menegaskan bahwa tema dialog tersebut bukan sekadar slogan, melainkan panggilan moral bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat semangat persaudaraan di tengah keberagaman yang menjadi identitas Kota Ambon.

“Keberagaman yang dimiliki Kota Ambon bukan alasan untuk terpecah, melainkan modal sosial yang harus terus dipelihara sebagai kekuatan pemersatu dalam membangun daerah,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa perdamaian yang dinikmati masyarakat Ambon saat ini merupakan hasil perjuangan dan komitmen bersama yang harus terus dijaga serta diwariskan kepada generasi muda melalui ruang-ruang dialog yang terbuka dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Jelang Pelantikan DPRD, Golkar Kota Ambon Pastikan Desy Kosita Hallauw Dilantik Gantikan Toisuta

Menurutnya, dialog lintas agama merupakan implementasi nyata nilai-nilai Pancasila, terutama penghormatan terhadap keyakinan setiap individu, penghargaan terhadap martabat manusia, serta penguatan persatuan bangsa.

Wawali juga menyoroti tantangan di era digital, seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan berkembangnya paham yang berpotensi memecah belah persatuan. Karena itu, tokoh agama dan tokoh masyarakat dinilai memiliki peran strategis sebagai penyejuk suasana, pemersatu, sekaligus teladan dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.

“Saya mengajak seluruh tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk terus memperkuat sinergi membangun sistem deteksi dini potensi konflik, mempererat komunikasi lintas kelompok, serta mengedepankan musyawarah dan dialog dalam menyelesaikan setiap persoalan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Ely Toisutta menegaskan komitmen Pemerintah Kota Ambon dalam melaksanakan pembangunan yang berlandaskan nilai kebersamaan, keadilan, dan inklusivitas sejalan dengan visi Ambon Manise yang Inklusif, Toleran, dan Berkelanjutan.

Menurutnya, visi tersebut hanya dapat diwujudkan apabila seluruh komponen masyarakat menjadikan keberagaman sebagai sumber kekuatan, bukan sebagai alasan perpecahan.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya lokal seperti Pela Gandong, Ale Rasa Beta Rasa, serta semangat saling menopang sebagai fondasi utama dalam memperkuat kohesi sosial masyarakat Ambon.

Selain itu, Wawali mengingatkan bahwa moderasi beragama merupakan cara pandang yang mengedepankan nilai kemanusiaan dan persatuan bangsa.

“Moderasi beragama bukan berarti mengurangi keyakinan seseorang terhadap agamanya, melainkan bagaimana setiap umat mampu menjalankan keyakinannya secara rukun dan harmonis dengan sesama,” jelasnya.

Melalui forum dialog tersebut, Pemerintah Kota Ambon berharap lahir berbagai gagasan, rekomendasi, dan komitmen bersama yang dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kedamaian serta stabilitas Kota Ambon.

“Semoga melalui dialog ini lahir komitmen bersama yang semakin memperkuat persaudaraan dan menjaga Ambon tetap aman, damai, dan harmonis,” harapnya.*

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan
SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi
Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu
Pelayanan Feri Kacau, Tuhepaly Sentil Gubernur: Tak Mampu Kerja, Jangan Kerja!
54 Atlet Panjat Tebing Ambon Bakal Bersaing Rebut Tiket POPMAL 2027
Yayasan Manumata Rumah Cinta Gandeng RSUD Kota Ambon Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis bagi 150 Warga Lateri
Dukung Langkah Kodam XV/Pattimura, GEMA – MA Tekankan Penataan Yang Taat Hukum

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:02 WIT

PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:32 WIT

SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:44 WIT

Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:38 WIT

Pelayanan Feri Kacau, Tuhepaly Sentil Gubernur: Tak Mampu Kerja, Jangan Kerja!

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT