Ambon, Maluku,- Wali Kota Ambon Bodewin Melkias Wattimena melantik Pengurus Forum Anak Kota Ambon (FAKOTA) periode 2026–2028 dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di Swiss-Belhotel Ambon, Kamis (23/7/2026).
Mengusung tema “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, kegiatan dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Kepala Perwakilan Kementerian Hukum dan HAM, Kepala LPKA Kelas II Ambon, pimpinan OPD, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, serta ratusan anak dari berbagai kecamatan dan kelurahan.
Ketua Panitia Meggy Lekatompessy mengatakan peringatan HAN tahun ini merupakan puncak rangkaian kegiatan sejak Mei 2026, meliputi bermain dan melukis bersama anak binaan LPKA, Diskusi Panel Suara Anak, Musrenbang Anak, pelatihan literasi keuangan, dan lomba kreativitas anak.
“Seluruh kegiatan bertujuan meningkatkan kepedulian terhadap hak-hak anak sekaligus memberi ruang partisipasi bagi anak menyampaikan aspirasi dalam pembangunan daerah,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa Hari Anak Nasional tidak boleh dipandang sebagai agenda seremonial semata.
“Anak adalah investasi terbesar bangsa. Bagaimana kita memperlakukan mereka hari ini akan menentukan wajah Ambon dan Maluku di masa depan,” tegas Wattimena.
Ia juga menyoroti masih tingginya angka kekerasan terhadap anak, termasuk kekerasan verbal di lingkungan keluarga dan sekolah, yang dapat menghambat perkembangan mental anak.
Pada kesempatan itu, Wali Kota memaparkan lima aspirasi utama anak-anak Kota Ambon yang akan menjadi perhatian pemerintah, yakni peningkatan kepemilikan akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA), pemenuhan akses air bersih, penguatan perlindungan dari penelantaran dan eksploitasi, penyediaan fasilitas publik ramah anak, serta pencegahan kekerasan terhadap anak.
Pemkot Ambon juga menegaskan komitmennya memperkuat kebijakan perlindungan anak, antara lain melalui larangan penjualan rokok dan barang berbahaya di sekitar sekolah, pengendalian iklan rokok, serta peningkatan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas.
Kepada para anggota FAKOTA yang baru dilantik, Wali Kota berharap mereka dapat menjadi wadah partisipasi anak sekaligus mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan aspirasi generasi muda.
“Jadilah pelopor hal-hal yang baik dan pelapor apabila mengalami atau melihat tindakan yang salah. Pemerintah siap mendengar dan bertindak,” pesannya.
Pelantikan Pengurus FAKOTA 2026–2028 menandai penguatan komitmen Pemerintah Kota Ambon untuk mewujudkan kota yang aman, nyaman, inklusif, dan benar-benar ramah anak melalui investasi berkelanjutan pada generasi penerus.*






































































Discussion about this post