Bula, Maluku— Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) resmi menggelar kegiatan Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama tahun 2025 sebagai bagian dari implementasi sistem merit dalam manajemen aparatur sipil negara. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati SBT, Fachri Husni Alkatiri, yang menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, dan dedikasi dalam birokrasi modern.
Acara yang berlangsung dengan khidmat ini turut dihadiri oleh para narasumber dari kalangan akademisi Universitas Pattimura dan UIN AM Sangadji, Pj. Sekretaris Daerah, staf ahli, para asisten, pimpinan OPD, serta para peserta uji kompetensi.
Dalam sambutannya, Bupati Fachri menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pemenuhan regulasi, melainkan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas birokrasi daerah.
“Pelaksanaan uji kompetensi ini adalah manifestasi dari komitmen kita terhadap sistem merit. Ini bukan formalitas, melainkan alat ukur integritas, kompetensi, dan loyalitas para pejabat terhadap rakyat dan daerah,” ujar Bupati Fachri dalam pidatonya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa jabatan bukan sekadar kedudukan struktural, tetapi amanah yang melekat tanggung jawab moral dan sosial.
“Jabatan adalah amanah rakyat. Evaluasi ini bukan untuk mencari-cari kesalahan, tapi untuk menggali potensi terbaik dari setiap pejabat. Jika ada rotasi, itu demi kebaikan organisasi dan pelayanan publik,” tegasnya.
Mengangkat visi pembangunan Kabupaten SBT — “Terwujudnya masyarakat Seram Bagian Timur yang sehat, cerdas, sejahtera, dan berbudi luhur” — Bupati Fachri menekankan bahwa pencapaian visi tersebut hanya dapat dilakukan melalui aparatur yang kompeten, jujur, inovatif, dan berdedikasi.
Dalam arahannya, ia menegaskan empat poin penting kepada para pejabat JPT Pratama:
- Tingkatkan kinerja dan etos kerja. Jangan berpuas diri, terus kembangkan kapasitas diri.
- Utamakan kolaborasi dan inovasi. Tinggalkan pola lama, adaptasi adalah kunci.
- Bangun birokrasi yang bersih dan melayani. Jadilah teladan integritas.
- Fokus pada program prioritas. Pastikan setiap langkah selaras dengan RPJMD.
“Kita membutuhkan birokrasi yang tidak hanya bekerja, tetapi juga melayani dengan hati dan menjawab tantangan zaman. Setiap pemimpin OPD harus menjadi penggerak perubahan,” tambahnya.
Bupati Fachri juga menyampaikan apresiasi kepada para narasumber dan semua pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan ini secara profesional dan objektif.
Kegiatan ini diharapkan menjadi titik tolak baru dalam penataan sumber daya manusia aparatur yang lebih berkualitas dan berdaya saing di Kabupaten Seram Bagian Timur.***





































































Discussion about this post