
Saumlaki, TrendingMaluku.com – Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Kabupaten Kepulauan Tanimbar (BPC HIPMI KKT) beraudiensi dengan Komisaris Pertamina Internasional Shipping, Michael Wattimena, guna menjalin kolaborasi demi menyambut proyek gas abadi Blok Masela yang digadang akan beroperasi dua tahun mendatang.
Pertemuan singkat yang di gelar di Aula Villa Bukit Indah Saumlaki, pada Rabu (20/08/2925) ini berlangsung dengan membahas sejumlah hal strategis. Kehadiran Ketua Umum HIPMI KKT, Jayanti E. Elminero dan jajaran disambut hangat Komisaris Pertamina Internasional Shipping, Michael Wattimena, yang juga salah satu putra asli Maluku.
Diketahui, kunjungan Wattimena bersama tim diutus langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, ke Tanimbar dalam rangka mempersiapkan percepatan perizinan bagi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Migas yang kini masih dalam proses dengan target rampung di bulan September ini.
“Selama lima hari kami akan berproses di Tanimbar, karena tanggal 4 Agustus kemarin, pak Menteri mengumpulkan semua pemangku kepentingan yang berhubungan dengan izin-izin di blok Masela, seperti kementrian BPN, lingkungan hidup, KKP dan Kehutanan. Tim terpadu ini untuk lakukan percepatan perizinan, sehingga diakhir tahun sudah ada pemetaan untuk percepatan pembangunan di proyek ini,” ungkap Wattimena kepada media ini, disela-sela diskusi singkat dengan HIPMI KKT.
Selama berada di Tanimbar, pihaknya akan terjun langsung ke lapangan untuk melihat apa saja yang dibutuhkan masyarakat, agar mendapat dukungan dari pemerintah pusat. Misalnya yang menjadi konsen adalah persoalan menyangkut harga tanah di Desa Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan (Tansel), KKT, tempat pembangunan tanggul LNG Blok Masela yang hingga kini terkatung-katung.
“Nah tim terpadu ini yang turun duluan untuk meminta masukan dari masyarakat untuk dibawah ke pempus. Karena dari hasil laporan inilah nantinya akan dilakukan langkah strategis oleh Menteri ESDM bersama kepala SKK Migas dan kementrian terkait lainnya,” ucapnya.
Dengan demikian, pihaknya berada di Tanimbar selama beberapa hari kedepan dengan tim-tim yang sudah terbagi untuk turun langsung pada titik-titik penempatan dari project blok Masela.
“Tadi kami sudah ketemu masyarakat. Bersama Pemda juga dan anggota DPRD-nya. Pada prinsipnya masyarakat Lermatang mendukung seribu persen investasi ini dengan permintaan agar memperhatikan kesejahteraan mereka,” ucapnya. (TM.02)




































































Discussion about this post