Kebersamaan dalam Kepemimpinan: Gestur Sederhana, Makna Mendalam

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 6 Maret 2025 - 15:04 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

  • Gestur kecil, makna besar. Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan Wakilnya Abdullah Vanath menunjukkan kebersamaan dalam kepemimpinan—saling menopang, melengkapi, dan siap membangun Maluku lebih maju. ***

Ambon, Maluku– Malam ini, Kamis 6 Maret 2025 bertepatan Ramadhan menanjak di hari ke-6, selepas buka puasa, suasana di kediaman Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, di kawasan Lorong Putri, Sirimau, terasa hangat.

Acara buka puasa bersama telah usai, namun perbincangan dan kebersamaan masih berlanjut. Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, yang hadir sebagai tamu kehormatan, duduk berdampingan dengan wakilnya.

Di sebuah meja bundar, secangkir kopi hitam yang masih mengepul terhidang di atas meja, menemani keduanya. Dalam balutan busana serba putih yang mencerminkan kesederhanaan, Hendrik Lewerissa tampak tenang.

Ia merogoh saku, mengeluarkan korek api, lalu dengan gestur bersahaja menyalakan api untuk Abdullah Vanath, wakilnya yang akan mendampinginya dalam mengarungi perjalanan panjang kepemimpinan mereka.

Di balik gestur kecil itu, tersirat makna yang lebih dalam. Hendrik, dengan ketenangan dan ketegasan khasnya, memperlihatkan sikap yang lebih dari sekadar sopan santun. Ini adalah simbol kepemimpinan yang saling menopang, sebuah refleksi tentang bagaimana mereka akan berjalan seiring dalam mengemban amanah rakyat Maluku.

Abdullah Vanath, dengan ekspresi santai namun penuh makna, menerima nyala api itu seolah menerima estafet tanggung jawab.

Mereka bukan sekadar pasangan pemimpin dalam struktur pemerintahan, melainkan mitra dalam membangun Maluku yang lebih maju dan sejahtera.

Baca Juga :  Suara Perempuan, Semangat Perjuangan, dan Tanggung Jawab Menyiapkan Generasi Penerus

Di sekeliling mereka, beberapa orang berdiri menyaksikan momen tersebut—momen sederhana yang berbicara banyak tentang sinergi dan kebersamaan. Kepemimpinan bukan hanya soal membagi tugas dan wewenang, tetapi juga tentang bagaimana saling melengkapi dalam setiap langkah.

Kopi hitam di atas meja mungkin mencerminkan perjalanan yang tak selalu manis, namun tetap harus dinikmati dengan kesabaran dan strategi. Sementara itu, api kecil yang menyala bukan sekadar membakar sebatang rokok, tetapi juga menjadi simbol semangat yang terus berkobar dalam menghadapi tantangan ke depan.

Dalam dunia politik, gestur kecil sering kali memiliki makna yang lebih besar dari yang terlihat. Malam itu, di sebuah meja sederhana, Maluku menyaksikan sebuah isyarat: dua pemimpinnya akan melangkah bersama, saling mendukung, dan siap menerangi jalan bagi kemajuan daerah yang mereka cintai.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Suara Perempuan, Semangat Perjuangan, dan Tanggung Jawab Menyiapkan Generasi Penerus
Merkuri Seram Terbaik di Dunia
Memilih Kader atau Mendorong Ketidak Pastian Elektoral Bagi Demokrat Maluku?
Membaca ‘Etika’ Politik RBS; Relasi Politik dan Loyalitas Tanpa Kompromi
Hilirisasi Kelapa dan Pala: Jalan Kesejahteraan dan Masa Depan Generasi Muda Maluku Tengah
Gubernur Hendrik Lewerissa Dibiarkan Hadapi Badai Opini Sendirian, Mesin Birokrasi Pemprov Dimatikan
BUMD di Maluku Sedang Sakit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:09 WIT

Suara Perempuan, Semangat Perjuangan, dan Tanggung Jawab Menyiapkan Generasi Penerus

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:32 WIT

Merkuri Seram Terbaik di Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:13 WIT

Memilih Kader atau Mendorong Ketidak Pastian Elektoral Bagi Demokrat Maluku?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:02 WIT

Membaca ‘Etika’ Politik RBS; Relasi Politik dan Loyalitas Tanpa Kompromi

Berita Terbaru