Buru eXpedition 2025, Menembus Kaku Mahu

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 23 April 2025 - 14:51 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Namlea, Maluku – Tim ekspedisi muda dari Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung Wanadri resmi memulai misi pendakian Tebing Kaku Mahu, Pulau Buru, Maluku. Ekspedisi ini menjadi bagian awal dari rangkaian Buru eXpedition 2025, proyek penjelajahan dan pengabdian yang memadukan petualangan, riset ilmiah, dan aksi sosial.

Rektor Universitas Iqra Buru, Dr. Muhammad Sohel, bersama perwakilan Pemerintah Daerah, Nawawi Ibrahim Tinggapy, secara langsung melepas tim ekspedisi dalam seremoni hangat di Kota Namlea.

Tim terdiri dari enam pemanjat tebing, satu peneliti, dan empat anggota Mapala Universitas Iqra Buru.

Mereka akan menghadapi dinding vertikal setinggi 750 meter, mendaki sambil melakukan pendataan vegetasi unik yang tumbuh di sepanjang jalur tebing.

Sebelum mendaki, tim menginap di Desa Nanali untuk mengikuti upacara adat dan membuka jalur gunung hutan selama dua hari. Ekspedisi ini tak hanya menargetkan puncak, tetapi juga menanam manfaat jangka panjang.

Setelah pendakian, mereka akan membangun jalur sport climbing pertama di wilayah tersebut, melibatkan mahasiswa dan warga desa untuk membuka potensi panjat tebing Pulau Buru.

Baca Juga :  Totalitas Pemuda Negarawan: Pilar Kebangkitan Bangsa

Ekspedisi ini tak berdiri sendiri. Buru eXpedition akan berlanjut pada September–Oktober dengan kegiatan kayak laut mengelilingi pulau, riset flora bersama Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, program kesehatan masyarakat untuk mengatasi stunting, dan konservasi mangrove serta terumbu karang.

Empat pilar Wanadri, Pendidikan, Penjelajahan, Kemanusiaan, dan Lingkungan, berpadu dalam misi besar ini.

Para anggota muda membawa semangat pengabdian dan cinta tanah air, bukan hanya sebagai penjelajah, tetapi sebagai agen perubahan.

“Mengembaralah engkau demi tanah air, sumbangkan darma baktimu…” — nyanyian yang dulu mengalun di sekitar api unggun, kini kembali mengiringi langkah mereka ke dinding Kaku Mahu.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Momentum Sumpah Pemuda, Subhan Pattimahu Dorong Prabowo Bentuk Kementerian Peranan Pemuda
Meriahkan Sumpah Pemuda 2026, IMM dan HMI SBB Kolaborasi Gelar Dialog Publik
Tiga Menteri Direncanakan Hadiri Muktamar KAMMI ke-14 di Ambon
UIN AM Sangadji Ambon dan Pemkab Seram Bagian Timur Teken MoU, Perkuat Kolaborasi Pembangunan Daerah
Seminar Nasional FISK IAKN Ambon, Bicara Perubahan Sosial Hingga Krisis Ekologis di Maluku
Dari Kampus ke Masyarakat, 4 Lulusan FH UNLESA Siap Mengabdi di Bumi Tanimbar
Siswi MA Ar-Rahman Limboro SBB Kembali Wakili Maluku di Parlemen Remaja 2026
Ismail Borut Dosen UM Maluku Tuntaskan Riset, Lahirkan Dua Buku Integrasi Islam dan Sains

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:30 WIT

Momentum Sumpah Pemuda, Subhan Pattimahu Dorong Prabowo Bentuk Kementerian Peranan Pemuda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:54 WIT

Meriahkan Sumpah Pemuda 2026, IMM dan HMI SBB Kolaborasi Gelar Dialog Publik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:04 WIT

Tiga Menteri Direncanakan Hadiri Muktamar KAMMI ke-14 di Ambon

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:17 WIT

UIN AM Sangadji Ambon dan Pemkab Seram Bagian Timur Teken MoU, Perkuat Kolaborasi Pembangunan Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 10:35 WIT

Seminar Nasional FISK IAKN Ambon, Bicara Perubahan Sosial Hingga Krisis Ekologis di Maluku

Berita Terbaru