Kesederhanaan di Balik Nama Besar, Pelajaran Hidup dari Barnabas N. Orno

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Juni 2025 - 16:15 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Kesederhanaan tokoh-tokoh besar seringkali menjadi pelajaran yang berharga bagi masyarakat, karena di balik jabatan tinggi dan pengaruh yang dimiliki, mereka tetap memilih hidup dengan rendah hati dan sederhana. Salah satu contoh nyata dari nilai kesederhanaan ini adalah Barnabas N. Orno, mantan Wakil Gubernur Maluku, yang juga pernah menjabat sebagai Bupati selama dua periode.

Meskipun telah memegang posisi penting dalam pemerintahan, Barnabas Orno selalu tampil dengan sikap yang rendah hati.

Salah satu momen yang mencerminkan kesederhanaannya adalah ketika beliau memilih untuk naik motor menuju kafe di Ujung JMP, meskipun diundang untuk ngopi di tempat yang bisa saja menuntut kedatangannya dengan kendaraan dinas atau pengawalan khusus.

Malam itu, Barnabas Orno tak ragu menunjukkan sisi kemanusiaannya yang sederhana. Beliau tak peduli dengan gelar atau status sosialnya, yang penting baginya adalah berbagi momen bersama teman-teman atau masyarakat tanpa perlu pembeda.

Hal ini juga menjadi sebuah catatan penting untuk kita, bahwa meskipun berada di puncak karier atau memiliki pengaruh yang besar, sejatinya kesederhanaan adalah cermin dari kebijaksanaan.

Dalam dunia yang sering terjebak pada gengsi dan pencitraan, Barnabas Orno menunjukkan bahwa kebesaran seseorang bukan terletak pada apa yang dia miliki, tetapi pada bagaimana dia memandang orang lain dan tetap hidup dalam kesederhanaan.Kisah sederhana ini memberi kita banyak pelajaran.

Pertama, bahwa kekuasaan dan jabatan seharusnya tidak membuat seseorang merasa lebih tinggi atau lebih penting dari orang lain.

Kedua, bahwa meskipun seseorang sudah mencapai puncak karier, masih ada ruang untuk menikmati hal-hal kecil dalam hidup, seperti sekadar ngopi dengan teman atau komunitas tanpa harus berpikir tentang formalitas atau pencitraan.

Ketiga, ini juga menjadi refleksi tentang bagaimana kita, sebagai masyarakat, menghargai para pemimpin yang tidak hanya berfokus pada prestasi atau status, tetapi juga pada nilai-nilai kemanusiaan yang lebih besar.

Baca Juga :  Dari Tongkat Komando ke Tengah Rakyat, Cara Jenderal Raffles Manurung Pimpin Korem Binaiya

Berkendara dengan motor menuju kafe sederhana, mungkin bagi sebagian orang itu terlihat biasa saja. Namun, bagi Barnabas Orno, itu adalah cara dia menjaga hubungan dengan orang lain dan tetap membumi.

Tindakan seperti ini mengajarkan kita bahwa apa yang penting dalam kehidupan bukanlah betapa tinggi posisi kita, tetapi betapa kita bisa tetap bersikap rendah hati dan dekat dengan rakyat.

Kesederhanaan Barnabas Orno adalah pelajaran hidup yang layak untuk dijadikan teladan. Di tengah dunia yang penuh dengan ambisi dan persaingan, beliau memilih untuk tetap sederhana, dan dalam kesederhanaannya itu, beliau menunjukkan kepada kita bahwa kemuliaan sejati datang dari sikap dan cara kita memperlakukan orang lain, bukan dari apa yang kita miliki atau jabatan yang kita sandang.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JENDERAL SENYAP, BERDAMPAK
Dari Tongkat Komando ke Tengah Rakyat, Cara Jenderal Raffles Manurung Pimpin Korem Binaiya
Karim Souwakil, Bonu: Dari Jalan Aktivisme ke Panggung Musik, Menjaga Api Perjuangan Lewat Karya
Menakhodai Perubahan dengan Kerendahan Hati dan Kepedulian
Mengenal Jafar Sidik, Akademisi Muhammadiyah yang Kini Nahkodai Dinas Pendidikan Kabupaten SBB
Hewan Qurban dan Beras untuk Pondok, RBS: Doakan Kita, Doakan Negeri Ini
Gelar Doktor di Usia Muda, Ruswan Latuconsina Jadi Inspirasi Generasi Maluku
Jejak Dr. Achmad Jais Ely, Dari Pengabdian Kementerian Menuju Penguatan Transformasi Maluku

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:05 WIT

JENDERAL SENYAP, BERDAMPAK

Minggu, 6 September 2026 - 05:20 WIT

Dari Tongkat Komando ke Tengah Rakyat, Cara Jenderal Raffles Manurung Pimpin Korem Binaiya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 02:49 WIT

Karim Souwakil, Bonu: Dari Jalan Aktivisme ke Panggung Musik, Menjaga Api Perjuangan Lewat Karya

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 00:14 WIT

Menakhodai Perubahan dengan Kerendahan Hati dan Kepedulian

Jumat, 31 Juli 2026 - 02:29 WIT

Mengenal Jafar Sidik, Akademisi Muhammadiyah yang Kini Nahkodai Dinas Pendidikan Kabupaten SBB

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT