Ambon, Maluku – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Sandi (Diskominfo Sandi) Kota Ambon, Ronald Lekransy, mengajak 55 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk mengutamakan kerja tim sebagai kunci utama dalam meningkatkan pelayanan publik di Kota Ambon.
Ajakan tersebut disampaikan Lekransy dalam pertemuan dengan para CPNS yang berlangsung di ruang Command Center, pada Selasa (3/6).
Dalam pertemuan perdana itu, Lekransy menyampaikan bahwa untuk membangun tim kerja yang efektif, terdapat empat aspek yang perlu ditekankan, yaitu:
- Kepercayaan (Trust)
- Komunikasi yang Dinamis
- Umpan Balik (Feedback) yang Cepat dan Berkualitas
- Kemampuan Menjadi Pemberi Solusi
“Penting bagi kita untuk membangun tim yang solid dengan landasan kepercayaan dan komunikasi yang terbuka. Setiap elemen tim harus mampu memberikan umpan balik yang konstruktif dan cepat, serta berperan aktif dalam memberikan solusi terhadap setiap tantangan yang dihadapi,” ujar Lekransy.
Lebih lanjut, Lekransy menekankan bahwa tugas dan fungsi Dinas Komunikasi, Informatika, dan Sandi (Diskominfo Sandi), yang mencakup bidang E-Governance, Persandian, Informasi, Komunikasi, dan Publikasi (IKP), serta Sekretariat, sangat terkait dengan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki oleh setiap CPNS.
Keberagaman keahlian tersebut menjadi kekuatan penting dalam memastikan kelancaran dan kesuksesan pelayanan publik.
Saat ini, CPNS yang diterima di Diskominfo Sandi memiliki berbagai kualifikasi, antara lain Pranata Komputer Pratama, Penata Kelola Sistem dan Teknologi Informasi, Statistik Ahli Pratama, Sandiman Ahli Pratama, Penata Hubungan Masyarakat Ahli Pertama, serta teknisi sarana dan prasarana.
Dengan penambahan 55 CPNS ini, jumlah total pegawai di Dinas Komunikasi, Informatika, dan Sandi kini menjadi 94 orang.
“Rapat perdana ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik untuk membangun komitmen bersama sebagai rekan kerja dan mitra yang solid dalam mendukung visi Walikota dan Wakil Walikota Ambon.
Dengan semangat Ambon yang Manise, inklusif, toleran, dan berkelanjutan, kita akan mengimplementasikan 17 program prioritas yang telah ditetapkan,” tutup Lekransy.***





































































Discussion about this post