Diduga Terbitkan Dokumen Ilegal, Eks Pegawai Dishut Maluku Rugikan Negara Miliaran Rupiah

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 5 Agustus 2025 - 10:27 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku — Dugaan praktik penyalahgunaan wewenang kembali mencuat dari tubuh Dinas Kehutanan Provinsi Maluku. Seorang mantan pejabat, Edy Achmad, diduga menerbitkan dokumen Hasil Hutan Kayu Bulat (HHKB) secara ilegal tanpa sepengetahuan pemilik lahan cruising. Akibatnya, negara ditaksir mengalami kerugian hingga Rp1,2 miliar.

Informasi yang dihimpun dari sumber terpercaya di Desa Pasahari dan Tamilow, Kabupaten Maluku Tengah, menyebutkan bahwa dokumen HHKB yang diterbitkan Achmad digunakan untuk melegalkan sekitar 4.000 meter kubik kayu bulat yang berasal dari luar lokasi resmi perizinan.

Padahal, lahan cruising yang sah seluas 450 hektare di Pasahari dan sekitar 30 hektare di Tamilow sama sekali tidak menjadi sumber kayu-kayu tersebut.

“Kegiatan ini berlangsung sejak 2021 hingga 2024. Dokumen diterbitkan tanpa sepengetahuan pemilik lahan, dan ini sudah melibatkan pengamanan kawasan hutan (PAHT) di dua desa,” ujar sumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasi, Selasa (05/08).

Lebih lanjut dijelaskan, modus operasi pelaku ialah menggunakan dokumen resmi dari lahan PAHT Pasahari dan Tamilow sebagai tameng legalitas, padahal aktivitas penebangan dilakukan di lokasi lain.

Tindakan ini bukan hanya merugikan pemilik lahan, tapi juga berpotensi menjadi skema manipulasi penerimaan negara.

Tak hanya itu, nama Fence Purimuhua, pejabat aktif di Dinas Kehutanan Maluku, juga turut diseret dalam pusaran dugaan penyalahgunaan kewenangan ini.

Fence disebut-sebut sebagai orang dekat Edy Achmad yang saat ini merangkap dua posisi strategis: Kepala Perencanaan Dishut Maluku dan Plt UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kota Ambon.

“Kuota 4.000 kubik yang tidak jelas asal usulnya itu diduga digunakan untuk memuluskan pengiriman kayu Belo. Ini harus diselidiki secara serius,” tegas sumber tersebut.

Desakan Evaluasi dan Penegakan Hukum

Menanggapi temuan ini, sejumlah pihak mendesak Kepolisian Daerah (Polda) Maluku serta Gugus Tugas Penegakan Hukum (Gakkum) KLHK segera melakukan penyelidikan menyeluruh.

Mereka juga meminta Gubernur Maluku untuk turun tangan mengevaluasi sistem birokrasi di internal Dinas Kehutanan yang dinilai mulai tercemar praktik-praktik kotor.

“Penertiban harus dilakukan. Gubernur wajib memastikan bahwa tidak ada ruang bagi oknum yang menyalahgunakan kewenangan di sektor kehutanan yang vital bagi kelestarian lingkungan dan sumber pendapatan negara,” lanjutnya.

Merujuk pada Permen LHK No. P.66/MENLHK/SETJEN/KUM.1/10/2019 tentang penatausahaan hasil hutan kayu dari hutan alam, tindakan semacam ini dikategorikan sebagai pelanggaran berat. Selain melanggar asas akuntabilitas pengelolaan hutan, tindakan itu juga dapat dikualifikasikan sebagai bentuk perambahan dan distribusi hasil hutan ilegal.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT