
Saumlaki, TrendingMaluku.com – Tim Himpunan Desa Mandiri Indonesia (HDMI) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, sebagai bagian dari agenda awal tahun untuk meninjau rencana pembangunan dapur wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
Rombongan HDMI tiba di Tanimbar dengan agenda utama melakukan peninjauan titik-titik lokasi pembangunan dapur 3T. Kegiatan ini bertujuan mempercepat realisasi program nasional dalam rangka pemenuhan gizi masyarakat di wilayah 3T, khususnya di kawasan timur Indonesia.
Kunjungan tersebut meibatkan pimpinan pusat HDMI, antara lain Ketua Umum Setiyo Capandri, bersama jajaran pengurus pusat dan perwakilan Provinsi Maluku. Perwakilan HDMI Provinsi Maluku, Farida Rahangiar, yang juga selaku Wakil Ketua Umum Barisan Relawan Nusantara Raya (BRNR) menyampaikan bahwa, Maluku dinilai siap dalam mendukung percepatan pembangunan dapur 3T.
“Di Maluku, Kabupaten Kepulauan Tanimbar mendapatkan alokasi terbanyak, yakni 20 titik dapur 3T. Ini menunjukkan kesiapan daerah sekaligus kepercayaan besar terhadap Tanimbar,” ujar Rahangiar

Menurutnya, program pembangunan dapur 3T merupakan bagian dari upaya mewujudkan keberlanjutan program Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam pemenuhan gizi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah 3T.
Seiring dengan itu, Ketua Umum Setiyo Capandri mengatakan, selain peninjauan lokasi, HDMI juga merencanakan pelaksanaan berbagai kegiatan pendukung, termasuk pelatihan-pelatihan yang akan dibawa ke Tanimbar guna memperkuat kapasitas masyarakat dan pengelola program di tingkat desa.
“komitmen kami ya, untuk terus mengawal percepatan pembangunan dapur 3T agar dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar,” ungkap Capandri.
Turut dalam rombongan tersebut sejumlah pengurus HDMI, di antaranya Andri Harrie Winarko selaku Sekretaris Umum, Riswan selaku Koordinator Devisi, Sahabuddin Koordinator Devisi, serta beberapa pengurus lainnya. (TM.01)




































































Discussion about this post