SAUMLAKI, MALUKU – Perayaan Ekaristi Malam Kamis Putih di Gereja Paroki Hati Kudus Yesus, Olilit Barat, berlangsung khidmat.
Dipimpin langsung oleh Pastor Paroki RD. Ponsio Ongirwalu yang juga menjabat sebagai Vikaris Episkopal Kepulauan Tanimbar dan MBD, perayaan dimulai tepat pukul 19.30 WIT.
Dalam homilinya, Pastor Ponsio menyampaikan pesan mendalam tentang kerendahan hati dan pelayanan, mengambil teladan dari Yesus yang membasuh kaki para rasul.
“Jika Aku Guru dan Tuhanmu, hendak membasuh kakimu, demikian jugalah kalian harus saling membasuh kaki,” ujar Pastor Ponsio mengutip pesan Yesus.
Ia menjelaskan bahwa dalam tradisi orang Yahudi, membasuh kaki hanya dilakukan oleh para hamba, bukan kaum bangsawan.
“Yesus mau mengatakan kepada anda dan saya, jika ingin menjadi yang terbesar maka hendaklah kita saling melayani, membasuh kaki setiap sesama kita. Yesus datang sebagai hamba, hamba yang hina dina, tetapi di balik kehambaanNya, Ia akan diagungkan karena sungguh melayani tanpa syarat,” tegasnya.
Pastor Ponsio juga mengingatkan dua hal penting malam Kamis Putih, teladan pelayanan dan penetapan Ekaristi.
“Sebagaimana tubuh adalah satu yang hendak Aku pecahkan dan bagikan bagi kamu, maka hendaknya dalam hidup ini kalian pun harus melayani tanpa batas,” pesannya.
Pembasuhan Kaki 12 Rasul
Usai kotbah, dilanjutkan upacara suci pembasuhan kaki yang diperankan oleh 12 tokoh sebagai rasul: Joni Fenanlampir (Simon Petrus), Fredy Rangkore (Andreas, Fransiskus Rangkore (Yakobus Anak Zebedeus, Vincentius Manubi (Yohanes, Bruno Boina (Filipus, Boy Saikmat (Bartolomeus), Niki Amatembun (Thomas), Simon Lolonlun (Matheus), Hendrikus Umpanmetan (Yakobus Anak Alfeus), Yulianus Fanumbi (Yudas Thaddeus), Yosh Belay (Simon Orang Zelot), Antonius Bwarlely II (Yudas Iskariot)
Apresiasi
Dalam kesempatan pengumuman, Pastor Ponsio memberikan apresiasi tinggi kepada Koor Servorum Dei dengan nilai 9,65.
“Liturgi panjang dan menyanyinya luar biasa,” pujinya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada mantan seminaris dan mantan frater yang telah mempersembahkan yang terbaik untuk Tuhan.
“Malam hari ini kita bawa semua pergumulan hidup kita, doa-doa kita. Datanglah kepada Tuhan, Ia menantikanmu dalam jaga malam ini,” ajak Pastor Ponsio sebelum melaksanakan penghormatan kepada Sakramen Mahakudus.
Ekaristi malam Kamis Putih dilanjutkan dengan Penghormatan kepada Sakramen Mahakudus, mengajak umat merenungkan panggilan menjadi hamba yang melayani dalam keluarga dan masyarakat.








































































Discussion about this post