Piru, Maluku— Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) menyatakan dukungan terhadap langkah Bupati Asri dalam mendorong pembenahan menyeluruh di daerah, dengan menekankan pentingnya penyelesaian berbagai persoalan mendasar sebelum menjalankan agenda pembangunan skala besar.
Sekretaris DPD KNPI SBB, Penuel M. Supulatu, mengatakan sejumlah persoalan daerah yang selama ini menjadi sorotan publik harus segera dituntaskan secara bijak, terukur, dan berkelanjutan agar tidak menghambat efektivitas pembangunan.
“Pembangunan besar-besaran tidak akan efektif jika dilakukan di tengah berbagai persoalan yang belum terselesaikan. Karena itu, kami mendorong pemerintah daerah untuk fokus terlebih dahulu pada pembenahan internal,” kata Supulatu, Senin (13/04).
Menurut dia, langkah awal yang perlu dilakukan adalah mengidentifikasi dan menelusuri secara komprehensif berbagai problematika daerah, mulai dari tata kelola pelayanan publik yang belum optimal, pengelolaan aset daerah yang belum tertata dengan baik, hingga tantangan dalam menciptakan iklim investasi yang sehat.
Ia menegaskan, penyelesaian masalah-masalah tersebut merupakan fondasi penting sebelum pemerintah daerah melangkah lebih jauh ke program pembangunan yang lebih luas dan berkelanjutan.
Selain itu, Supulatu juga mendorong Bupati Asri untuk menginisiasi gerakan “bersih-bersih” birokrasi dan tata kelola pemerintahan. Upaya tersebut dinilai penting untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah.
Gerakan pembenahan itu, lanjutnya, mencakup penataan sistem pelayanan publik, penertiban serta pengamanan aset daerah secara tegas, serta evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan dan praktik investasi yang berjalan.
“Reset terhadap ritme investasi perlu dilakukan agar arah pembangunan ekonomi lebih jelas, terukur, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
KNPI SBB juga menyatakan kesiapan untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal proses pembenahan tersebut. Sinergi antara pemerintah, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mendorong transformasi daerah ke arah yang lebih baik.
“Ini saatnya SBB berbenah secara total. Selesaikan persoalan yang ada, baru kemudian melangkah ke pembangunan besar yang berkelanjutan,” kata Supulatu.
KNPI berharap, dengan langkah pembenahan yang terarah, Kabupaten Seram Bagian Barat dapat keluar dari berbagai persoalan dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.***





































































Discussion about this post