Piru, Maluku — Wakil Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Selfinus Kainama, secara resmi membuka pelatihan produksi aneka kuliner berbahan dasar sagu dan daun kelor yang berlangsung di Gedung Hatutelu, Kota Piru, Senin (13/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal, sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pengembangan usaha produktif.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada pengurus Dekranasda Kabupaten SBB yang baru dilantik, serta para peserta pelatihan.
Ia menegaskan bahwa peran Dekranasda sangat strategis dalam mengembangkan sektor kerajinan dan ekonomi kreatif di daerah.
“Dekranasda harus mampu menjadi motor penggerak dalam membina, mengembangkan, dan mempromosikan produk lokal agar memiliki daya saing di tingkat regional maupun nasional,” ujar Kainama.
Ia menekankan pentingnya kerja yang inovatif, kolaboratif, dan berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan pengrajin.
Sejalan dengan itu, pelatihan pengolahan sagu dan kelor dinilai sebagai langkah konkret dalam mendukung diversifikasi pangan lokal sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah.
Menurutnya, sagu merupakan salah satu sumber daya utama di wilayah Maluku, termasuk di Kabupaten SBB.
Sementara daun kelor dikenal memiliki kandungan gizi tinggi dan potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi.
“Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan masyarakat serta mendorong lahirnya usaha-usaha baru yang berdaya saing,” katanya.
Pemerintah Kabupaten SBB, lanjutnya, akan terus memperkuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelatihan, pendampingan, serta pengembangan sektor ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
Menutup kegiatan tersebut, Wakil Bupati secara resmi membuka pelatihan dengan harapan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Dekranasda, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Seram Bagian Barat.***





































































Discussion about this post