Ambon, Maluku,- Program Sedekah Kurma bertajuk Ramadhan Inspirasi resmi dibuka bersamaan dengan peluncuran logo baru Rumah Inspirasi & Literasi Maluku dalam dialog inspiratif yang digelar di Kafe Media Graha Ambon Ekspres, Minggu (15/02/2026).
Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya gerakan kolaboratif Ramadhan Inspirasi, yang akan menjangkau sejumlah desa dan dusun di Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, hingga Seram Bagian Barat.
Pembukaan program dilakukan Ketua BPC HIPMI Kota Ambon yang juga Anggota DPRD Kota Ambon, Muhammad Fadli Toisutta. Dalam keynote speech, ia menegaskan pentingnya kolaborasi sosial dalam memperkuat solidaritas masyarakat.
“Gerakan sedekah bukan sekadar berbagi, tetapi upaya membangun solidaritas sosial dan kepedulian bersama. Ramadhan harus menjadi momentum memperkuat empati dan gotong royong,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan komunitas, pelaku usaha, dan generasi muda menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan gerakan kemanusiaan di Maluku.
Menurutnya, gerakan anak muda yang digagas komunitas bersama Rumah Inspirasi tersebut menjadi bukti nyata kepedulian sosial melalui berbagai aktivitas kreatif di tengah masyarakat.
“Ini menjadi bagian dari momentum kebersamaan, khususnya di bulan Ramadhan, yang menekankan pentingnya aksi nyata dan semangat berbagi,” kata Toisutta.
Toisutta menjelaskan, aksi sosial dalam kegiatan tersebut tidak semata dinilai dari besarnya bantuan yang diberikan, melainkan dari kehadiran langsung di tengah masyarakat.
“Salah satunya melalui tradisi berbagi saat buka puasa bersama, termasuk penyediaan kurma yang memiliki nilai sunnah dalam ajaran Rasulullah SAW,” ucap Anggota DPRD Kota Ambon itu.
Dialog inspiratif menghadirkan tiga narasumber dari kalangan akademisi, praktisi kemanusiaan, dan aktivis kepemudaan.
Selain itu, Akademisi Universitas Muhammadiyah Maluku, Ismail Borut, menjelaskan bahwa sedekah memiliki nilai strategis dalam membangun kohesi sosial.
“Sedekah bukan hanya tindakan karitatif, tetapi juga mekanisme memperkuat solidaritas, mengurangi kesenjangan, dan menumbuhkan kebersamaan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Divisi Program dan Pendayagunaan Laznas BMH Maluku, Zulkarnain, menyoroti tantangan kerja kemanusiaan di wilayah kepulauan seperti Maluku, terutama terkait akses dan distribusi bantuan.
“Tantangan utama adalah akses wilayah dan keterbatasan distribusi. Namun semangat masyarakat untuk berbagi sangat besar. Kolaborasi dengan komunitas lokal menjadi kunci agar bantuan menjangkau daerah terpencil,” ujarnya.
Peran pemuda juga menjadi perhatian dalam dialog melalui pemaparan perwakilan DPD KNPI Maluku, Usman Bugis, yang menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam gerakan sosial berbasis komunitas.
Ditempat yang sama, Direktur Rumah Inspirasi & Literasi Maluku, Fahrul Kaisuku, menjelaskan bahwa program Sedekah Inspirasi Sedekah Kurma telah berlangsung rutin selama lima tahun terakhir setiap Ramadhan.
“Tahun ini kami memperluas jangkauan program dan mendorong partisipasi masyarakat agar manfaatnya dirasakan lebih luas,” katanya.
Ia menambahkan, Rumah Inspirasi merupakan perkumpulan relawan sosial yang berdiri sejak 2014 dengan fokus pada literasi, pendidikan nonformal, penyantunan sosial, dan pelestarian lingkungan.
Selanjutnya diakhir seluruh rangkaian kegiatan, Direktur Roemah Beta Kreatif, Farham Suneth, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas pihak dalam kerja kemanusiaan.
“Kami mengajak masyarakat merawat empati melalui sedekah, bukan hanya kurma tetapi juga Al-Qur’an dan paket kebutuhan ibadah, dengan penyaluran langsung ke kabupaten, desa, hingga dusun,” ujarnya.
Program Sedekah Kurma menjadikan Kafe Media Graha Ambon Ekspres sebagai stasiun pengumpulan donasi kurma. Masyarakat dapat menyalurkan bantuan berupa kurma, Al-Qur’an, buku, serta paket kebutuhan ibadah lainnya.
Penyaluran bantuan akan dilakukan sepanjang Ramadhan 1447 Hijriah dalam tiga fase, yakni 10 hari pertama, kedua, dan ketiga Ramadhan.
Kegiatan bertema “Merawat Empati, Menyalakan Inspirasi Ramadhan” ini dihadiri puluhan peserta dari berbagai komunitas dan insan pers di Kota Ambon, dan ditutup dengan penyerahan simbolis bantuan kurma dari para donatur sebagai tanda dimulainya gerakan sedekah Ramadhan tahun ini.*







































































Discussion about this post