Sweri Kantor Desa Kabiarat Lumpuhkan Pelayanan, Warga Resah

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 13:09 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Kantor Desa Kabiarat, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar

Saumlaki, TrendingMaluku.com – Aksi “sweri” atau pemalangan Kantor Desa Kabiarat yang dilakukan oleh sekelompok orang sejak 10 April lalu, kini berdampak serius terhadap jalannya pemerintahan dan pelayanan publik. Hingga Senin, 27 April, kantor desa masih tertutup, membuat seluruh aktivitas administrasi lumpuh total.

Sejumlah warga yang enggan disebutkan namanya mengaku resah dengan kondisi tersebut. Mereka menyebut, tidak ada satu pun pelayanan yang berjalan sejak kantor desa ditutup.

“Sejak ditutup tanggal 10 April itu, sampai sekarang kami tidak bisa urus dokumen apa pun. Tidak ada aktivitas pemerintahan sama sekali,” ungkap salah satu warga.

Pelayanan Lumpuh, Warga Jadi Korban

Situasi ini membuat masyarakat kesulitan mengakses berbagai layanan dasar, mulai dari pengurusan administrasi hingga kebutuhan penting lainnya. Warga menilai, aksi “sweri” tersebut justru merugikan masyarakat luas, bukan menyelesaikan persoalan.

Baca Juga :  GMNI KKT Resmi Terima Anggota Baru Jilid I Tahun 2025

Menurut mereka, dugaan penyelewengan keuangan desa yang dialamatkan kepada oknum pemerintah desa seharusnya diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme hukum, bukan disikapi dengan tindakan sepihak.

“Kalau ada dugaan penyalahgunaan Dana Desa, silakan diproses sesuai aturan. Jangan tutup kantor desa, karena itu milik semua masyarakat, bukan kelompok tertentu,” tegas warga lainnya.

Proses Hukum Sudah Berjalan

Warga juga mengingatkan bahwa persoalan tersebut telah ditangani oleh Pemerintah Daerah melalui Pemeriksaan Khusus (Pemsus) oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Dengan proses yang sudah berjalan, masyarakat berharap semua pihak menahan diri dan menunggu hasil resmi pemeriksaan.

“Inspektorat sudah turun melakukan pemeriksaan. Jadi seharusnya kita tunggu hasilnya, bukan malah memperkeruh situasi,” tambahnya.

Abaikan DPRD, Diduga Ada Provokasi

Lebih jauh, warga menyayangkan aksi pemalangan yang tetap berlangsung meskipun Komisi I DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar telah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Inspektorat Daerah.

Baca Juga :  Inpex Dinilai Remehkan Pemuda Tanimbar, KNPI–FCBT Siap Kepung Kantor Pekan Depan

Dalam RDP tersebut, Komisi I bahkan telah menghimbau agar “sweri” segera dibuka demi kelancaran pelayanan publik. Namun, imbauan itu diduga diabaikan.

Seorang warga bahkan menuding adanya oknum anggota BPD dan staf pemerintah desa yang memprovokasi masyarakat untuk tetap melakukan aksi tersebut.

“Ada oknum yang sejak awal berseberangan dengan pemerintah desa, lalu menggerakkan kelompok untuk tetap melakukan sweri. Ini sangat disayangkan karena mengabaikan arahan DPRD,” ujarnya.

Dikhawatirkan Picu Konflik

Warga kini mulai mencurigai adanya kepentingan lain di balik aksi tersebut. Mereka khawatir, jika kondisi ini terus dibiarkan, akan memicu konflik horizontal di tengah masyarakat.

“Kami curiga ada motif lain. Kalau terus dibiarkan, masyarakat makin resah dan ini bisa memicu konflik antar warga,” katanya.

Masyarakat pun mendesak agar aksi “sweri” segera dihentikan, sehingga pelayanan publik dapat kembali berjalan normal dan stabilitas desa tetap terjaga. (TM.01)

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sudah Cukup Dijanjikan, Pemuda Lermatan siap Palang Lahan 662, Tuntut Kepastian Pembayaran
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
Plt Ketua DPW PPP Maluku Dukung Pemberhentian Waketum dan Sekjen DPP
KTC Gaungkan Aksi Nyata Peringatan Sumpah Pemuda Lewat Kusambi Tanempar Cup 2026
Momentum Sumpah Pemuda, Subhan Pattimahu Dorong Prabowo Bentuk Kementerian Peranan Pemuda
KNPI Maluku Ajak Publik Bijak Memilah Kewenangan Pemerintahan
Rektor UIN Ambon Prof Abidin Raih PIKI Awards 2026, Diakui atas Perjuangan Toleransi dan Perdamaian
Cermati Capaian Bang Ozan, Tuhepaly Soroti Perubahan Pendidikan dan Arah Baru Ekonomi Malteng

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 05:18 WIT

Sudah Cukup Dijanjikan, Pemuda Lermatan siap Palang Lahan 662, Tuntut Kepastian Pembayaran

Minggu, 1 November 2026 - 02:24 WIT

Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN

Jumat, 30 Oktober 2026 - 04:26 WIT

Plt Ketua DPW PPP Maluku Dukung Pemberhentian Waketum dan Sekjen DPP

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:15 WIT

KTC Gaungkan Aksi Nyata Peringatan Sumpah Pemuda Lewat Kusambi Tanempar Cup 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:30 WIT

Momentum Sumpah Pemuda, Subhan Pattimahu Dorong Prabowo Bentuk Kementerian Peranan Pemuda

Berita Terbaru