Dinamika Demokrasi Prosedural di Desa Kuay Melu, Maluku Barat Daya

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 13 November 2024 - 09:44 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Demokrasi oleh Abraham Lincoln selaku Presiden Amerika Serikat ke-16, berpandangan bahwa “Demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

Pandangan ini menekankan pada prinsip dasar bahwa rakyat memiliki kekuasaan tertinggi dalam sistem pemerintahan dan bahwa pemerintah ada untuk melayani kepentingan rakyat.

Disisi yang lain Alexis de Tocqueville seorang pemikir politik asal Prancis yang terkenal dengan karya Democracy in America, berpendapat bahwa:Demokrasi adalah bentuk pemerintahan yang memungkinkan kebebasan individual, kesetaraan hukum, dan kesempatan untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan politik.

Tocqueville menyoroti pentingnya kesetaraan di dalam demokrasi serta pengaruhnya terhadap struktur sosial dan politik. Dia juga menyebutkan bahwa demokrasi menciptakan partisipasi aktif warga negara dalam kehidupan politik.

Demokrasi sebagai system politik yang dipraktekan di Indonesia menghasilkan berbagai ragam dan corak dalam proses demokrasi atau Demokrasi Procedural.

Terdapat dinamika yang unik dalam Demokrasi Procedural diantaranya yang dipraktekan di Desa Kuay Melu, Kecamatan Damer, Kabupaten Maluku Barat Daya.

Keunikan demokrasi dalam proses pemilihan dan penetapan Kepala desa memiliki ragam terunik yang bercirikan kearifan local yang berbeda dengan desa-desa yang lain di Indonesia.

Secara Prosedural proses pemilihan calon kepala Desa di mulai dari adanya musyawarah antara masyarakat di dalam “Matarumah” yang tergabung dalam kelompok Soa tertentu. Dalam hal ini hanya terdapat Dua Soa yang memiliki hak dan kesempatan untuk diajukan sebagai Calon Kades sebagaimana yang terjadi di Maluku Tengah dikenal dengan perwakilan “Soa Parentah”.

Kedua Soa ini (Surliali dan Soplero) memiliki kewenangan untuk mengusulkan bakal calon Kades yang kemudian akan dinilai diferivikasi dan disetujui oleh Tua Adat selaku Struktur yang memiliki otoritas tertinggi sebagai Tokoh di Desa Kuay Melu, melalui forum musyawarah dalam penetapan calon kepala desa.

Baca Juga :  BUMD di Maluku Sedang Sakit

Sebagaimana hasil peneltian lapangan yang dilakukan oleh Umakpauny Frans. Hasil penelitiannya membuktikan bahwa Peran Tua Adat menjadi sangat dominan dalam penentuan calon Kepala Desa sampai dengan penetapan calon tersebut sebagai Kepala Desa Defenitif.

Dengan System Procedural seperti dinamika di atas muncul pertanyaan apakah perhelatan Pilkada besok disana akan diperlakukan sama seperti proses pemilihan Kepala Desa?.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Suara Perempuan, Semangat Perjuangan, dan Tanggung Jawab Menyiapkan Generasi Penerus
Merkuri Seram Terbaik di Dunia
Memilih Kader atau Mendorong Ketidak Pastian Elektoral Bagi Demokrat Maluku?
Membaca ‘Etika’ Politik RBS; Relasi Politik dan Loyalitas Tanpa Kompromi
Hilirisasi Kelapa dan Pala: Jalan Kesejahteraan dan Masa Depan Generasi Muda Maluku Tengah
Gubernur Hendrik Lewerissa Dibiarkan Hadapi Badai Opini Sendirian, Mesin Birokrasi Pemprov Dimatikan
BUMD di Maluku Sedang Sakit
Butuh Peta Jalan Pendidikan Berbasis Kepulauan di Maluku

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:09 WIT

Suara Perempuan, Semangat Perjuangan, dan Tanggung Jawab Menyiapkan Generasi Penerus

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:32 WIT

Merkuri Seram Terbaik di Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:13 WIT

Memilih Kader atau Mendorong Ketidak Pastian Elektoral Bagi Demokrat Maluku?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:02 WIT

Membaca ‘Etika’ Politik RBS; Relasi Politik dan Loyalitas Tanpa Kompromi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:42 WIT

Hilirisasi Kelapa dan Pala: Jalan Kesejahteraan dan Masa Depan Generasi Muda Maluku Tengah

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT